
MADIUN, CAKRAWARTA.com – Pendidikan pesantren dinilai tetap memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.
Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, mengatakan pesantren selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus berintegritas.
“Pesantren memiliki kontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dari pesantren lahir generasi yang tidak hanya kuat secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kokoh,” ujar Untoro saat menghadiri Haflah Akhirissanah MI, SMP IT, SMK BP, dan Madin Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Subulul Huda Kembang Sawit di Desa Rejoso, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (10/6/2026) malam.
Menurut Untoro, peran pesantren saat ini tidak lagi terbatas pada pengajaran ilmu keagamaan. Lembaga pendidikan berbasis pesantren juga menjadi ruang pembentukan karakter melalui penanaman nilai disiplin, kemandirian, toleransi, serta kecintaan terhadap tanah air.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi bekal penting bagi para santri untuk menghadapi dinamika kehidupan sekaligus menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial, Untoro menilai pendidikan pesantren tetap relevan karena mampu menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan moralitas.
“Pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas karakter generasi mudanya. Di sinilah pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.
Ia menambahkan, upaya mencetak generasi unggul tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, sinergi antara pesantren, pemerintah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar tercipta ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya sumber daya manusia berkualitas.
Menurut Untoro, pesantren merupakan aset bangsa yang telah terbukti melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi pembangunan nasional. Oleh sebab itu, keberadaan dan pengembangannya perlu menjadi perhatian bersama sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.
“Pesantren adalah aset bangsa yang harus terus dijaga, diperkuat, dan dikembangkan. Dari lembaga pendidikan ini telah lahir banyak tokoh yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Untoro juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah santri dan santriwati berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.
Penghargaan itu diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan yang membentuk generasi unggul, berkarakter, dan siap mengabdi kepada bangsa.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








