Kunjungan Rahasia Park Bo Gum Cs ke Desa Kecil Ini Justru Jadi Cerita Paling Hangat Tahun Ini

Park Bo Geum (tengah), Lee Sang Yi (kiri) dan Kwak Dong Yeon (kanan). (foto: Starnews)

SEOUL, CAKRAWARTA.com – Park Bo Gum kembali menjadi perbincangan hangat publik internasional, kali ini bukan karena proyek layar kaca atau film terbaru, melainkan sebuah kunjungan rahasia yang tak pernah direncanakan untuk viral.

Bersama Lee Sang Yi dan Kwak Dong Yeon, ia diketahui diam-diam kembali ke Apseom Village di kawasan Muju pada musim semi 2026. Tanpa kehadiran kamera, kru produksi, maupun pengumuman resmi, kunjungan tersebut berlangsung nyaris tanpa jejak, hingga akhirnya cerita itu menyebar dari warga ke warga.

Alih-alih menjadi agenda publikasi, kehadiran mereka justru berangkat dari komitmen personal. Ketiganya sebelumnya sempat berjanji akan kembali ke desa tersebut usai menjalani proses syuting pada musim dingin 2025. Saat bunga persik mulai bermekaran, janji itu benar-benar ditepati.

Dalam kunjungan yang berlangsung sederhana itu, mereka menyempatkan diri mendatangi kembali toko pangkas rambut lokal yang dikenal sebagai “The Village Barber”, tempat yang menjadi titik awal kedekatan mereka dengan warga setempat. Tidak ada seremoni, hanya interaksi hangat yang berlangsung alami.

Momen paling berkesan justru hadir dari interaksi kecil yakni berbincang dengan para lansia desa, menyapa anak-anak seperti Sun Hee dan Da In, hingga menghabiskan waktu tanpa jarak layaknya bagian dari komunitas itu sendiri. Kehadiran mereka tidak terasa seperti kunjungan selebritas, melainkan seperti kepulangan.

Sebagai bentuk penghormatan, ketiganya meninggalkan foto dan tanda tangan di toko tersebut. Bagi warga, itu bukan sekadar memorabilia, melainkan simbol hubungan yang terjalin tanpa kepentingan.

Di tengah industri hiburan global yang kerap dipenuhi strategi promosi, kisah ini justru menjadi pengecualian yang mencolok. Tanpa publikasi besar, tanpa kampanye media sosial, cerita tentang kunjungan ini berkembang secara organik dan justru karena itu, terasa lebih autentik.

Kini, kunjungan yang awalnya berlangsung diam-diam itu menjelma menjadi salah satu cerita paling hangat tahun ini, bukan karena skala atau sensasinya, tetapi karena kesederhanaan yang jarang ditemukan di balik gemerlap dunia hiburan.(*)

Kontributor: Rika

Editor: Rafel