Wednesday, April 1, 2026
spot_img
HomeEkonomikaDaerahPWNU Jatim Gandeng Pengusaha NU, Siapkan E-Katalog hingga Ekspansi Pasar Global

PWNU Jatim Gandeng Pengusaha NU, Siapkan E-Katalog hingga Ekspansi Pasar Global

Momen diskusi bersama antara PWNU Jatim dengan para pengusaha Nahdliyin di Kantor PWNU Jatim, Selasa (31/3/2026) malam. (foto: PWNU Jatim untuk Cakrawarta)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memperkuat langkah pemberdayaan ekonomi warga dengan menggandeng kalangan pengusaha Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas pasar produk NU, termasuk membuka peluang kerja sama internasional.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor PWNU Jatim, Surabaya, pada Selasa (31/3/2026) malam itu dipimpin Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH. Abdul Hakim Mahfudz. Ia didampingi sejumlah pengurus, antara lain KH. Nur Jazuli, KH. Noor Shodiq Askandar, dan Dr. HM Hakim Jaily.

Forum tersebut mempertemukan beragam pelaku usaha dan inovator, mulai dari produsen minyak ikan nabati dan kolagen asal Banyuwangi, pengusaha spirulina dari Sidoarjo, hingga pelaku usaha abon dari Madura serta produsen pupuk organik dari Pasuruan.

Dalam pertemuan itu, Abdul Hakim Mahfudz yang akrab disapa Kiai Kikin itu, menegaskan pentingnya konsolidasi kekuatan ekonomi warga NU. Ia juga mengungkap adanya peluang kerja sama dengan Jepang di sektor pangan, menyusul komunikasi yang telah dijalin dengan Konsulat Jenderal Jepang.

“NU harus mampu menangkap peluang ini dan mengembangkannya dalam bentuk kerja sama yang lebih luas. Salah satunya melalui pembentukan asosiasi yang dapat menyatukan berbagai bidang usaha warga NU,” ujar Kiai Kikin.

Sebagai langkah konkret, PWNU Jatim bersama para pengusaha sepakat menyusun e-katalog produk unggulan NU. Selain itu, jaringan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) akan didorong menjadi simpul distribusi produk, sehingga menjangkau pasar warga NU secara lebih luas.

Wakil Ketua PWNU Jatim KH Noor Shodiq Askandar menekankan bahwa kolaborasi ini bertumpu pada optimalisasi potensi internal NU, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam.

“Kita memanfaatkan seluruh kekuatan yang dimiliki NU untuk mendorong kemandirian dan kemajuan ekonomi warga,” kata Noor Shodiq yang memandu jalannya pertemuan.

Dari kalangan pelaku usaha, dukungan terhadap pembentukan wadah bersama juga menguat. Pengusaha yang akrab disapa Abah Joni, misalnya, mengusulkan pembentukan asosiasi untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.

“Dengan adanya asosiasi, kita bisa saling menopang jika ada hambatan, sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan melibatkan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga menyepakati agenda lanjutan berupa pertemuan rutin bulanan serta rencana menampilkan produk-produk unggulan NU di Kantor PWNU Jatim.

Sebelumnya, PWNU Jatim juga menggelar pembubaran panitia Harlah Satu Abad NU yang dinilai sukses, yang dirangkai dengan silaturahmi Syawalan Tellasan Ketoppak.(*)

Kontributor: Cak Edy

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular