
SURABAYA – Turki dan Syiria diguncang gempa dengan kekuatan 7,5 Magnitudo, pada Senin (6/2/2023) pkl 13:24 waktu setempat. Gempa ini merupakan gempa susulan pada gempa di pagi hari yang berkekuatan 7,8 M.
Berdasarkan pernyataan resmi Presiden Recep Tayyib Erdogan disebutkan bahwa gempa mematikan tersebut setidaknya menewaskan 912 warga Turki dan 5.380 luka-luka serta 2.470 orang diselamatkan dari bawah puing-puing gedung yang rusak dan runtuh akibat goncangan yang disebutkan ada sekitar gempa susulan sebanyak 7 kali dengan kekuatan 5-6 Magnitudo.
Sementara itu, terdapat sekitar 2.818 bangunan runtuh dimana menurut Erdoan, sejumlah besar tim SAR dikerahkan ke semua area yang terkena dampak.
Terkait kejadian ini Presiden Joko Widodo melalui pernyataan persnya menyatakan duka cita mendalam terhadap kejadian di Turki dan Syiria itu.
“Belasungkawa terdalam saya kepada masyarakat Suriah dan Turki setelah gempa bumi pagi ini di tenggara Turki dan Suriah Utara. Pikiran dan doa kami bersama keluarga dan korban. Indonesia berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Turki dan Syiria,” ujar Presiden Jokowi, Senin (6/2/2023) malam.
(bus/bti)








