Sunday, April 21, 2024
HomePolitikaSampaikan Duka Cinta Pada Korban Kebakaran Depo Plumpang, Fahd BAPERA: Pemerintah Harus...

Sampaikan Duka Cinta Pada Korban Kebakaran Depo Plumpang, Fahd BAPERA: Pemerintah Harus Adakan Dialog Khusus!

Ketua Umum DPP BAPERA Fahd el-Fouz A Rafiq. (foto: istimewa)

“Tiga Maret, tanah Jakarta kembali merah. Hampir dua minggu hanya menyisakan tanya yang tak terjawab. Puing-puing bekas rumah atas ledakan kebakaran Depo Plumpang Pertamina lemparkan amarah penduduk sekitar. Air mata mengalir deras, Nusantara Kelabu. Nusantara kembali menangis, di Tahun Politik 2023, yang sekali lagi Persatuan Indonesia diuji kembali.”

(Fahd El-Fouz A Raqif, Ketum DPP BAPERA)

JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Barisan Pemuda Nusantara (Ketum DPP BAPERA) Fahd El-Fouz A Rafiq menyampaikan duka cita mendalamnya atas musibah pada korban kebakaran Depo Plumpang, Koja, Jakarta Utara.

“Kepada korban, baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka, semoga duka ini cepat bisa terlewati dan seluruh korban diberikan kesabaran atas musibah yang menimpa,” ucap Fahd pada media ini, Selasa (14/3/2023).

Fahd tetap berharap tidak ada yang mencoba “bermain” dalam kasus ini sehingga membuat beberapa oknum justru menjadi pihak yang diuntungkan dalam peristiwa ini. Ia berpendapat ada yang tak beres dengan kejadian kebakaran di Depo, Plumpang tersebut.

“Memang variabelnya, hari ini dunia sedang tidak baik-baik saja. Dugaan saya, ini adalah sabotase. Karena jika dilihat dari satelit, maka ledakannya selalu sebelah pojok kanan dan selalu dengan petir. Hal itu, sama dengan kejadian di Balongan dimana kejadiannya di pojok bawah kanan,” paparnya menjelaskan kecurigaannya.

Peristiwa seperti ini, lanjut Fahd, membuatnya berpikir dimana Amerika Serikat misalnya punya peralatan bernama Magnetic Laser Beem yang sering dipraktekkan oleh mereka dimana-mana.

“Ini adalah Divisi Aero Space. Angkatan ke-6nya Amerika Serikat. Dan Negeri Paman Sam ini, mampu mengatur cuaca atau merubah arah angin sesuai kehendaknya dengan teknologi HAARP,” tukasnya.

Fahd menambahkan, jika Partai Demokratnya Amerika Serikat berkuasa, maka siap-siap saja Indonesia banyak darah tertumpah beda dengan Partai Republik yang mainnya hard dan perang.

“Tapi Demokratnya Amerika, pola mainnya menggunakan CIA. Sejak Joe Biden berkuasa sudah dua kali permainan serang Depo Pertamina,” urainya.

Karena memiliki pola, Fahd sendiri memprediksi jika kebakaran Pertamina akan terjadi lagi di tahun 2025 juga pada bulan Maret.

“Dari angka kejadian di Balongan, untuk bulan dan tahunnya selalu gunakan angka ganjil yaitu angka 3. Kebakaran Depo Plumpang tanggal 29/3/2021, bulan 3, tahun dua angka ditambah jadi tiga. Tanggalnya 29 jika ditambah 11, 1 +1 = 2 (ini tanggal kejadian)=2,” asumsinya.

Menurutnya, dilihat dari kejadian kebakaran di Plumpang, Jakarta terjadi pada 3/3/2023 bulan dan tahun selalu angka 3 tanggal kejadian adalah 3 untuk Balongan, angka urut Balongan di angka 2, Plumpang di angka 3.

“Yang jadi pertanyaan, Depo Pertamina ke-4 yang akan dijadikan target itu dimana?” tanyanya.

Sementara itu, untuk jarak tahunnya jika seluruh tanggal kejadian Balongan dijumlah, maka angkanya adalah 19.

“Kita genapkan jadi 20 ketemu angka 2. Kejadian  kebakaran Plumpang jika dijumlah adalah 13. Ketemu angka 4 jika benar permainan angka ini maka selang tiap 2 tahun diprediksi Depo Pertamina akan terbakar lagi,” prediksinya.

Menurut Fahd, prediksinya dikarenakan, permainan  angka sering dimainkan oleh CIA dan FBI yang memang kerjaannya sering memecahkan kode.

“Angka-angka tersebutt sebagai urutan dan kode tersebut yang hanya dipahami oleh orang yang sudah terlatih.  Saya juga prediksi penyebab kejadian kebakaran di Tanah Merah, Plumpang sama dengan Balongan yaitu karena petir,” asumsi Fahd.

Mantan Ketum PP AMPG tersebut mendapatkan informasi bahwa dukungan terhadap korban kebakaran yang sudah masuk tahun politik ini makin massif dan banyak warga yang bilang ini adalah sabotase.

“Konflik tanah soal Pertamina dan warga sekitar, masyarakat menganggap ini adalah tanah mereka secara turun-temurun. Sebaliknya, Pertamina mengklaim tanahnya. Warga korban kebakaran dan seluruhnya mulai membangun persatuan untuk mengusir Pertamina. Karena Depo Pertamina akan pindah akhir tahun 2024 lalu bagaimana nasib warga mengingat ganti pemimpin, ganti kebijakan,” tanya nya retoris.

Menurut mantan Ketum KNPI itu, efek kebakaran Plumpang yang mendunia di tahun politik, karena Indonesia itu negara politik banget, jadi hal seperti ini akan riuh sekali,” katanya.

Fahd mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang ia dapatkan, narasi pribumi dan non-pribumi menyeruak ke permukaan.

“Muncul kembali isu pembelahan yaitu kebencian sesama anak bangsa yang harusnya tidak terjadi lagi. Muncul “China ambil tanah Pribumi,” ujarnya sedih.

Menurut Fahd, utara Jakarta kembali memanas. Narasi kebencian terhadap pemerintah sangat kuat sehingga lokasi tempat kebakaran dikawal ketat oleh Brimob.

Fahd menyebutkan, korban kebakaran Depo Plumpang, ternyata juga bikin miris dimana korban meninggal dunia hanya diganti Rp 10 juta. Sementara, korban kebakaran dikasih uang kontrakan selama 3 bulan sebesar Rp 5,6 juta per kepala keluarga.

“Kebakaran Depo Plumpang itu skenario global karena hampir seluruh media asing memberitakannya serentak. Dan ini ada orkestratornya,” ujar Fahd.

Karena itu, sebelum banyak darah tertumpah di Tanah Merah, Koja Jakarta Utara yang telah memainkan narasi kebencian, anti cina, pribumi dan non pribumi, sebaiknya pemerintah segera turun tangan l.

“Pemerintah perlu segera turun dengan mengadakan Dialog Khusus kepada korban kebakaran. Jangan sampai di Tahun Politik 2023, kembali terkoyak karena kebencian sesama anak bangsa yang terus dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab sehingga berpotensi merusak Persatuan Indonesia,” sarannya sekaligus mengakhiri keterangannya.

(asw/bus)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular