Berita Terpercaya Tajam Terkini

Saeb Erekat dan Rais Abin, Dua Tokoh Di Balik Terciptanya Perdamaian di Timur Tengah

0

Nama lengkapnya Saeb Muhammad Salih Erekat, tetapi sering disebut Saeb Erekat saja. Lahir tanggal 28 April 1955 dan meninggal baru saja, yaitu pada tanggal 10 November 2020.

Nama Saeb Erekat selama ini tidak pernah terdengar. Sudah tentu, ia kalah populer dengan pemimpinnya sendiri di Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), yaitu Yasser Arafat.

Pun ketika Saeb Erekat memperoleh tugas barunya sebagai penegosiasi perdamaian antara Palestina dan Israel tahun 1991, ketika ia ditugaskan Pemimpin Palestina Yasser Arafat sebagai Ketua Delegasi Palestina ke Konferensi Madrid, namanya pun hanya terdengar selintas.

Konferensi Madrid 1991 adalah sebuah konferensi damai, yang diselenggarakan dari 30 Oktober sampai 1 November 1991 di Madrid, Spanyol dan disponsori oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Kemudian perjanjian perdamaian Palestina-Israel dilanjutkan di Oslo, ibukota Norwegia. Akhirnya perjanjian damai ini ditanda-tangani di Washington pada 13 September 1993.

Usaha keras Saeb Erekat berhasil mengantarkan perdamaian di Timur Tengah. Berkat Saeb Erekat, bangsa-bangsa di dunia bisa menyaksikan peristiwa pada tanggal 14 Oktober 1994, di mana penghargaan Nobel Perdamaian diberikan kepada tiga orang sekaligus, yakni Pemimpin Palestina Yasser Arafat dan dua petinggi Israel, yakni Perdana Menteri Yitzhak Rabin dan Menteri Luar Negeri Shimon Peres.

“Arafat, Peres dan Rabin telah berkontribusi secara signifikan dengan adanya perjanjian perdamaian sebagai solusi peperangan dan tebar kebencian yang selama ini terjadi,” demikian pernyataan Komite, seperti dimuat “BBC on This Day.”

Baru-baru ini, Sekretaris Jenderal PLO Saeb Erekat itu dibawa ke Israel karena masalah pernapasan. Ia didiagnosis terjangkit Covid-19.

Saeb Erekat (65) dievakuasi dari rumahnya di Jericho, Tepi Barat, ke “Hadassah Medical Center” di kawasan Ein Kerem, Tel Aviv Barat, setelah kondisinya memburuk pada Minggu, 18 Oktober 2020.

“Russian Today,” juga memberitakan, bahwa Saeb Herekat dievakuasi karena “masalah kesehatan kronis yang dia alami dalam sistem pernapasan”.

Leave A Reply

Your email address will not be published.