
PONOROGO, CAKRAWARTA.com – Semangat Hari Santri Nasional 2026 tak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan lewat penguatan nilai keagamaan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Hal itu terlihat dalam Pengajian Akbar yang digelar Ikatan Pemuda-Pemudi (IPP) Bhirawa Yudha di Musholla Darunnaim, Nglodo, Desa Bancar, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (17/10/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah dari Lingkungan Mblalung, Dukuh Nglodo, dan wilayah sekitarnya tersebut berlangsung khidmat. Pengajian menjadi ruang silaturahmi sekaligus momentum bagi generasi muda untuk memperkuat semangat keislaman dan kebangsaan dalam memperingati Hari Santri Nasional.
Pengajian dimulai sekitar pukul 19.30 WIB setelah salat Isya dengan menghadirkan Ustaz Tri Maidana Rohman Fuad atau yang akrab disapa Gus Fuad sebagai penceramah. Suasana religius semakin terasa dengan iringan Hadroh Limahabbatil Amin.
Ketua Panitia Peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda 2026, Rofi Saifuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Menurut Rofi, pengajian akbar ini tidak semestinya dipandang sekadar sebagai agenda tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana menanamkan nilai perjuangan santri sekaligus memperkuat komitmen generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah dan dukungan dari pemerintah desa. Semoga melalui pengajian ini kita dapat meneladani semangat juang para santri dalam menjaga NKRI,” ujar Rofi.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Bancar, Agus Sudarmono. Ia menilai inisiatif IPP Bhirawa Yudha dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan merupakan langkah positif yang perlu terus dipelihara.
Ia berharap semangat gotong royong dan kekompakan antara pemuda, pemerintah desa, serta masyarakat dapat terus terjaga melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan turut mewarnai kegiatan tersebut. Sejumlah pihak yang hadir antara lain Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Bancar, perangkat desa, perwakilan lembaga desa, serta masyarakat dari sejumlah wilayah di sekitar lokasi pengajian.
Partisipasi berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan terhadap kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan kehidupan keagamaan, tetapi juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Pengajian berlangsung hingga larut malam dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta keberkahan bagi masyarakat Desa Bancar.
Melalui kegiatan tersebut, IPP Bhirawa Yudha berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat religius, memperkuat persaudaraan, dan mendorong generasi muda agar terus berkontribusi positif bagi masyarakat.
Bagi masyarakat Desa Bancar, kegiatan keagamaan seperti ini sekaligus menjadi ruang untuk merawat tradisi kebersamaan dan meneguhkan nilai-nilai yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial warga.
Kontributor: Muh Nurcholis
Editor: Abdel Rafi








