Wednesday, April 24, 2024
HomeEkonomikaDaerahPekanbaru Banjir, RCIC: Kami Duga Karena Pembangunan Proyek Pipa Air Limbah PT...

Pekanbaru Banjir, RCIC: Kami Duga Karena Pembangunan Proyek Pipa Air Limbah PT Wika-Karaga

Seorang pengendara kendaraan bermotor terjatuh saat banjir terjadi di sepanjang ruas jalan Rajawali, Jalan Balam, Jalan Teratai, Jalan Ahmad Dahlan dan simpang Jalan Durian, Kota Pekanbaru, Selasa (18/5/2021). (foto: anhar rosal)

 

 

PEKANBARU – Hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru, Provinsi Riau beberapa hari ini, menyebabkan banjir merendam sejumlah ruas jalan dan rumah warga. Banjir diduga akibat pembangunan proyek perpipaan air limbah PT Wika-Karaga yang menyumbat aliran drainase.

Ruas jalan dan rumah terendam banjir yakni Jalan Rajawali, Jalan Balam, Jalan Teratai, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ahmad Dahlan dan simpang Jalan Durian. Selain itu, tidak sedikit kendaraan yang rusak dan terjatuh akibat banjir. Banjir juga membawa sampah dari drainase yang tersumbat.

“Sebelumnya tidak ada pernah banjir separah ini. Adanya pembangunan proyek pipa limbah PT Wika-Karaga membuat drainase tersumbat menyebabkan banjir,” ujar Apis selaku Ketua LSM Riau Coruption Informasi Center (RCIC), Selasa (18/5/2021).

Apis mengatakan, sangat prihatin dengan kondisi Kota Pekanbaru karena dengan adanya pembangunan proyek pipa limbah PT Wika-Karaga dampak negatifnya sangat terasa kepada warga.

“Kita meminta dan memohon pada Pemerintah Kota Pekanbaru, Kadis PUPR Pekanbaru dan Pimpinan PT Wika-Karaga untuk menindak lanjuti masalah tersumbat drainase tersebut,” imbuhnya.

Apis mengaku, akan menindaklanjuti persoalan ini pada Walikota Pekanbaru Firdaus, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

“Masyarakat saat ini dihadapi dengan cobaan pandemi Covid-19. Bahkan, ada bau aroma sampah menggunung di tambah lagi dengan kebanjiran. Sebelum pembangunan proyek pipa air limbah, banjir tidak separah saat ini. Di saat hujan sebentar selalu dilanda banjir ,” papar Apis.

Apis menyebutkan, penggalian parit banyak tertimbun tanah dalam proses proyek pembangunan perpipaan air limbah. Oleh karena itu, ia berharap masalah ini segera dituntaskan dan masyarakat Pekanbaru bisa kerjasama.

“Pembangunan pipa air limbah harus segera diproses kembali. Karena banyak drainase tersumbat, Drainase tersumbat harus dibersihkan agar tidak menghambaraliran air,” pungkas Apis.

(anhar rosal/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular