
MALANG, CAKRAWARTA.com – MTs NU Pakis, Kabupaten Malang, meresmikan Ma’arif Mart, Jumat (16/1/2026), sebagai unit usaha pendidikan untuk mendukung kemandirian lembaga sekaligus penguatan ekonomi berbasis syariah. Peresmian dilakukan bersamaan dengan peresmian Masjid Pendidikan An-Najm dan dipimpin Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang.
Peresmian dihadiri pengurus LP Ma’arif NU, pimpinan madrasah, dewan guru, serta sejumlah tokoh pendidikan. Hadir pula akademisi dari perguruan tinggi, termasuk guru besar Universitas Negeri Malang yang juga menjabat Ketua Lembaga Pendidikan Al-Hidayat (LEPA), lembaga yang menaungi MTs NU Pakis.
Dalam keterangannya pada media ini, Sabtu (17/1/2026), Kepala MTs NU Pakis Najmah mengatakan, Ma’arif Mart tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi warga madrasah. Wali peserta didik dan guru, kata dia, dapat menitipkan produk makanan atau kue untuk dipasarkan melalui Ma’arif Mart.
“Melalui Ma’arif Mart, kami ingin membangun sinergi antara madrasah, guru, dan wali peserta didik dalam menumbuhkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Najmah.
Selain itu, Ma’arif Mart juga disiapkan sebagai pusat belanja kebutuhan warga madrasah, mulai dari kebutuhan harian, bahan pokok, hingga alat tulis sekolah.
Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang mengapresiasi langkah MTs NU Pakis yang menghadirkan Ma’arif Mart sebagai inovasi penguatan kelembagaan pendidikan. Menurut dia, unit usaha tersebut juga dapat menjadi media pembelajaran kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ma’arif Mart dikelola oleh koperasi madrasah dengan konsep belanja syar’i, halal, dan terpercaya. Keberadaannya diharapkan memberi manfaat tidak hanya bagi warga madrasah, tetapi juga masyarakat sekitar.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan doa bersama sebagai simbol dimulainya operasional Ma’arif Mart untuk umum. (*)
Kontributor: Ahmad Zaini I
Editor: Abdel Rafi



