Wednesday, May 22, 2024
HomeGagasanMenghadirkan Kembali Pancasila Menjadi "Tuan" di Negeri Sendiri

Menghadirkan Kembali Pancasila Menjadi "Tuan" di Negeri Sendiri

download

Pidato yang disampaikan secara lisan oleh Bung Karno tentang Pancasila pada 1 Juni 1945 adalah sebuah pandangan intelektual terhebat yang pernah kita baca. Pidato tersebut yang melandasi secara filosofis perumusan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi dasar-dasar strategi kita dalam bernegara.

Pandangan Bung Karno dan seluruh pendiri negara tentang Pancasila tersebut berdiri di atas sintesa atas pertumbuhan sosial dan keadaan lingkungan bangsa Indonesia. Pancasila ada di dalam diri kita.

Bung Karno tak menjiplak ideologi yang berwatak internasionalis yang saat itu happening dan saling berebut pengaruh, baik liberalisme kapitalisme, komunisme, fasisme dan Islamisme.

Seluruh sila-sila yang tertulis di dalam Pancasila bukan sebuah khayalan utopis semata, tapi produk dari perjuangan dan  pengorbanan seluruh rakyat dan pendiri bangsa dalam melawan penjajahan dan penindasan kolonialisme. Seluruh sila di dalam Pancasila adalah antitesa terhadap keadaan nasional dan dunia yang saat itu didominasi oleh penjajahan dan penindasan.

Walaupun hingga kini seluruh intelektual barat dan intelektual inlander yang menjadi kacung dan abdi dalemnya pemikiran barat yang ada di dalam negara Indonesia menganggap pidato tersebut hanya sebuah agitasi utopis, dan tidak mengakuinya sebagai sebuah karya dan pandangan intelektual.

Hingga kini, baik pemikiran Bung Karno maupun bung Hatta, tidak pernah mendapatkan tempat yang layak di dalam kajian maupun studi oleh para akademisi dan mahasiswa di dalam kampus-kampus di Indonesia.

Berbagai mazhab pemikiran barat, yang materialis hingga idealis, dijadikan sebagai mata kuliah wajib yang dipelajari oleh mahasiswa. Namun, kita tak pernah menjumpai mata kuliah pemikiran ideologi politik Bung Karno atau ekonomi politik Bung Hatta ada dalam mata kuliah wajib.

Tantangan kita kaum muda dan akademisi kampus saat ini adalah menghadirkan kembali Pancasila menjadi tuan di negeri sendiri.

HARIS RUSLY

Aktivis Petisi 28

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular