Berita Terpercaya Tajam Terkini

Kerusuhan Wamena, YLKI: Seharusnya Profesi Dokter Dapat Jaminan Keamanan Paling Tinggi

Ilustrasi. (foto: istimewa)

 

JAKARTA – Kerusuhan di Papua, khususnya Wamena membawa duka yang sangat mendalam. Bukan saja telah banyak memakan korban meninggal dunia yakni sebanayk 27 jiwa, kerusakan fasilitas publik, dan ribuan orang harus mengungsi. Lebih dari itu, yang sangat memprihatinkan adalah meninggalnya seorang dokter dalam kerusuhan tersebut. yakni Dokter Suko Marsetiyo, 53 tahun, asli Yogyakarta. Demikian disampaikan oleh Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dalam siaran persnya, Jumat (27/9/2019) sore.

Menurut Tulus, meninggalnya profesi dokter dalam kerusuhan tersebut, harus menjadi catatan keras bagi semua pihak karena, “Seharusnya profesi dokter mendapatkan jaminan keamanan yang paling tinggi, baik dari aparat keamanan dan atau bahkan masyarakat.

Tulus menegaskan bahwa demi tugas kemanusiaan dan dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan dasar di daerah terpencil dan daerah konflik sekalipun, seharusnya semua pihak dilarang melakukan tindakan apapun yang mengancam keselamatan dan jiwa dokter;

Bagi pihak YLKI, kejadian kematian dokter Suko Marsetiyo hanya akan menjauhkan masyarakat Wamena  untuk mengakses profesi dokter. Dampaknya juga kepada pihak profesi dokter dimana mereka akan malas datang ke daerah terpencil dan dengan potensi konfliknya tinggi, karena tidak ada jaminan keamanan dan keselamatan atas dirinya. Hal tersebut, menurut Tulus akan sangat merugikan bagi kepentingan masyarakat sebagai pasien, dan kesehatan masyarakat menjadi taruhannya.

“YLKI mendesak semua pihak untuk memberikan perlindungan pada dokter dalam situasi dan kondisi apapun. Sehingga dokter bisa menjalankan tugas kemanusiaannya dengan nyaman, aman dan selamat,” pungkasnya.

(bm/bti)

Comments are closed.