Monday, May 6, 2024
HomePolitikaKeamananJelang Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud, Polda Jateng dan Polres Semarang Lakukan Hal Ini

Jelang Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud, Polda Jateng dan Polres Semarang Lakukan Hal Ini

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthdi saat melakukan pengecekan kegiatan TFG di Gedung Warastratama Surakarta, Jumat (9/2/2024) pagi. (foto: ist)

SEMARANG – Polda Jateng|Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar Tactical Floor Game (TFG) di dua tempat berbeda dalam rangka pengamanan kegiatan kampanye terbuka salah satu Paslon Pilpres 2024, pada Sabtu (10/2/2024) besok.

Kapolda Jateng melakukan pengecekan kegiatan TFG bertempat di Surakarta, di Gedung Warastratama Surakarta, Jumat (9/2/2024) pagi.

Dalam arahannya, Kapolda Jateng mengatakan bahwa Sabtu (10/2/2024) adalah hari terakhir kampanye terbuka. Selama kegiatan kampanye dari semua tahapan sudah dilalui khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Tengah dan Kodam IV/Diponegoro tidak ada hal-hal yang krusial dan fluktuatif.

“Saya himbau kepada rekan-rekan sekalian tetap bekerja sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur, red.) yang kita punyai. Baik TNI/Polri jaga netralitas, berikan pelayanan pada masyarakat yang terbaik. Hindari adanya konflik-konflik komunal maupun horizontal sehingga kegiatan apapun di wilayah kita tetap terjaga kondusif,” himbaunya.

Terkait tahapan Pemilu, lanjut Kapolda, dirinya menyampaikan bahwa 297 ribu kotak suara berikut surat suara dan perlengkapannya digeser dari Gudang menuju KPPS pada 13 Februari 2024, selanjutnya dari KPPS geser ke PPS, nanti dari PPS akan geser ke TPS.

“Ini perlu adanya suatu kesamaan sikap baik itu dari teman-teman TNI maupun Polri juga dari panitia penyelenggara yaitu KPU maupun pengawas Bawaslu,” sambungnya.

Kapolda juga menegaskan agar jangan sampai TNI dan Polri menjadi trigger atau pemicu terjadinya hal yang tidak baik. Kampanye terakhir nanti jangan ada kejadian yang menonjol karena tidak profesionalnya petugas.

“Anda nanti akan melakukan kegiatan terkait dengan ketertiban umum, oleh sebab itu, sejak di Daerah Persiapan berikan himbauan kepada masyarakat, ajak mereka untuk tertib berlalu lintas termasuk sampaikan larangan menggunakan knalpot Brong, dalam bertindak gunakan cara persuasif dan preemtif. Apabila memang diperlukan tindakan preventif atau penegakan hukum gunakan PP nomor 60 tahun 2017 tentang izin keramaian dan pemberitahuan kegiatan politik,” tegasnya.

Dari paparan TFG yang dipimpin Kapolresta Surakarta di ketahui bahwa Pengamanan Kegiatan kampanye salah satu Paslon di Benteng Vasternburg yang akan di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 10 Februari 2024. Polresta Surakarta akan menerjunkan 1.277 personil dengan rincian personil Polresta Surakarta 422 personil, BKO TNI, Polda Jateng , Brimob dan Polres Jajaran Solo raya sebanyak 855 personil, juga disiapkan 9 lokasi parkir untuk roda empat dan 7 lokasi parkir untuk roda dua.

Wakapolda Cek TFG Di Mako Polres Semarang

Sementara itu, dalam kegiatan yang sama, bertempat di Mako Polrestabes Semarang dihadiri Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum beserta rombongan digelar rapat bersamaan dengan rencana kampanye terbuka salah satu Paslon yang akan dilaksanakan di lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang pada Sabtu (10/2/2024) pukul 13.00 WIB.

Wakapolrestabes Semarang AKBP Wiwit memberikan penjelasan terkait jumlah personil pengamanan juga menuturkan bahwa Petugas Kepolisian seperti Intel dan Babinkamtibmas sudah bergerak sebelum pelaksanaan acara besok dimulai.

 

Wakapolrestabes Semarang AKBP Wiwit saat memberikan penjelasan tentang situasi Kamtibmas pada Wakapolda Jateng di Mako Polresta Semarang, Jumat (9/2/2024). (foto: ist)

“Dalam acara besok menurut laporan akan di hadiri oleh peserta kurang lebih 116 ribu masa, dan kami sudah menyiapkan rencana pengamanan dengan menurunkan petugas pengamanan sebanyak 2.543 Personel gabungan dari Polrestabes Semarang sebanyak 945 personel, dan sisanya BKO dari Polda Jateng, Satbrimob, Kodim 0733 Smg, Yon Raider 400, Denpom IV Smg, Dishub serta stakeholder lainnya,” jelas Wakapolrestabes Semarang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan panitia agar pergerakan masa tidak menggunakan knalpot tidak sesuai standar dan bila memungkinkan menggunakan Bus atau roda 4, Secara teknis pergerakan kita juga sudah berkoordinasi jam pergerakan massa sudah ditentukan untuk menghindari penumpukan di satu titik,” tambah Wakapolrestabes Semarang.

Dalam acara tersebut, Wakapolda Jateng memberikan beberapa penekanan kepada peserta rapat, bahwa kolaborasi dan Sinergitas TNI-Polri maupun Stakeholder terkait dalam pelaksanaan pengamanan kampanye sangatlah penting supaya pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan tertib.

“Libatkan Satgas pengamanan kampanye untuk mengantisipasi dan mengamankan terkait knalpot brong agar ketika ada, bisa ditertibkan secara simpatik, edukatif dan humanis,” ujar Wakapolda Jateng.

“Saya harap para PJU Polrestabes melakukan evaluasi dan pendalaman kembali terkait Pengawalan, Rolakir jangan underestimate serta laksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya agar kegiatan berjalan tertib dan lancar,” tambahnya.

Dalam keterangannya pada awak media, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, kegiatan TFG ini digelar untuk memberikan gambaran kepada seluruh para personil yang terlibat dalam pengamanan esok hari agar tahu bagaimana cara bertindaknya dan bisa menangani cepat ketika menghadapi suatu kejadian.

“Tentunya TFG ini laksanakan bertujuan memberikan gambaran kepada seluruh anggota yang besok akan melakukan pengamanan mengenai situasi yang akan dihadapi, kemudian bagaimana anggota bertindak ketika di lapangan juga bagaimana jalur komunikasi dan rentang komandonya, dengan demikian diharapkan seluruh personil yang terlibat mampu mengatasi berbagai permasalahan yang bisa saja terjadi secara Profesional,” tandasnya usai kegiatan.

(ewr/rafel)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular