Sunday, April 5, 2026
spot_img
HomeHiburanDrakor “Still Shining” Tamat dengan Rating Rendah, Ending Menggantung Picu Perdebatan Penonton

Drakor “Still Shining” Tamat dengan Rating Rendah, Ending Menggantung Picu Perdebatan Penonton

Salah satu scene dalam drama korea yang ditayangkan JTBC “Still Shining”. (foto: instagram/jtbcdrama)

SEOUL, CAKRAWARTA.com – Industri drama Korea kembali diwarnai perbincangan hangat. Drama produksi JTBC, Still Shining, resmi menutup penayangannya, namun bukan dengan gemilang, melainkan dengan catatan yang justru memantik kritik luas.

Sejak mendekati garis akhir, performa rating drama ini terus merosot. Episode ke-9 hanya mencatatkan 0,84%, sebelum akhirnya turun lagi menjadi 0,77% pada episode pamungkas sehingga menjadikannya salah satu drama dengan rating terendah dalam slot penayangannya.

Tak hanya soal angka, Still Shining juga tersandung kontroversi. Sejumlah adegan yang dinilai berpotensi mendorong perilaku mengemudi dalam kondisi mabuk menuai keluhan publik. Beberapa laporan bahkan dilayangkan ke badan pengawas penyiaran Korea Selatan, memperburuk citra drama ini di mata penonton.

Di sisi lain, alur romansa yang lambat dan dianggap “melelahkan secara emosional” turut menjadi sorotan. Banyak penonton merasa hubungan kedua karakter utama berjalan tanpa perkembangan yang memuaskan, hingga memunculkan frustrasi sepanjang penayangan.

Memasuki episode akhir, drama ini memilih jalur yang tak biasa. Alih-alih menghadirkan resolusi yang jelas, kisah justru ditutup dengan perpisahan emosional. Karakter yang diperankan Jinyoung mengungkapkan perasaannya dengan kalimat, “Jika suatu saat kamu memikirkan masa depanmu lagi, termasuk aku di dalamnya, tolong hubungi aku.” Sebuah pengakuan yang menegaskan bahwa ia akan tetap menunggu, meski harus berpisah.

Sementara itu, karakter yang diperankan Kim Min Ju merespons dengan sikap yang lebih tenang namun tegas. Ia menyebut keputusannya bukanlah sesuatu yang tergesa-gesa, menjadi sebuah pernyataan yang menunjukkan pemahaman, sekaligus menjaga jarak.

Akhir cerita yang terbuka ini meninggalkan emosi yang belum sepenuhnya terselesaikan. Alih-alih penutup yang definitif, Still Shining memilih memberikan ruang bagi kemungkinan yang menjadi sebuah isyarat bahwa kisah mereka mungkin belum benar-benar berakhir.

Namun bagi sebagian penonton, pendekatan ini terasa lebih seperti kehilangan arah ketimbang pilihan artistik. Hasilnya, drama yang semula diharapkan bersinar justru redup di penghujung perjalanannya, meninggalkan rasa pahit-manis yang terus diperbincangkan di kalangan penggemar K-drama global.(*)

Kontributor: Rika

Editor: Rafel

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular