Tuesday, July 23, 2024
spot_img
HomePolitikaDiduga Disusupi Komunisme, AM3 Desak AFL 2016 Dihentikan

Diduga Disusupi Komunisme, AM3 Desak AFL 2016 Dihentikan

Massa aksi dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Muslim (AM3) membentangkan spanduk penolakan atas penyelenggaraan ASEAN Literacy Festival (AFL) 2016 di depan pintu masuk Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (5/5/2016) siang.
Massa aksi dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Muslim (AM3) membentangkan spanduk penolakan atas penyelenggaraan ASEAN Literacy Festival (AFL) 2016 di depan pintu masuk Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (5/5/2016) siang.

JAKARTA – Pelaksanaan The 3rd ASEAN Literacy Festival (AFL) 2016 yang diselenggarakan di Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) yang mengatasnamakan kebebasan berekspresi, rasa keeadilan dan kemanusiaan dinilai sebagai kedok dan pemanis belaka. Demikian disampaikan Sahril Hasibuan, Kordinator aksi Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Muslim (AM3).

“Patut diduga AFL 2016 bertujuan mendukung penyebaran komunisme yang jelas inkonstitusional. Dari agenda kegiatan di situs resminya isunya mulai isu G30S 1965, LGBT hingga isu Papua. Ini berbahaya bagi NKRI,” ujar Sahril Hasibuan dalam orasinya di depan puluhan peserta aksi yang hadir di depan Komplek TIM, Kamis (5/5/2016) siang.

Dalam aksinya, massa AM3 meminta penyelenggaraan kegiatan bertajuk “The Story of Now” ini dihentikan. Selain itu, mereka menyerukan pada masyarakat Papua agar tetap setia dalam bingkai NKRI dan menolak segala bentuk separatisme.

“Kami meminta pada siapapun untuk berhenti menyebarkan paham-paham pembenaran terhadap LGBT karena tidak sesuai dengan fitrah manusia dan budaya Indonesia,” tegas Sahril dalam orasi lanjutanya.

Fyi, akibat desakan AM3 ini ternyata membuat Kapolda Metro Jaya, Irjen (Pol) Moechgiyarto sampai harus turun tangan. Akibatnya, pembukaan acara yang sejatinya dimulai pada pkl 13.00 WIB itu tertunda beberapa jam lamanya.

Sempat terjadi diskusi antara perwakilan pihak penyelenggara, Polda dan perwakilan massa aksi dimana dinyatakan bahwa polisi tetap akan mengawal acara sampai selesai pada Senin (8/5/2016) dengan menurunkan satu kompi pasukan pengamanan. Tentu saja pihak AM3 menyatakan akan turun kembali esok harinya, Jumat (6/5/2017) dengan massa lebih besar.

Jika AFL 2016 tetap diselenggarakan dan berlangsung hingga usai menurut AM3 menunjukkan pihak keamanan tidak sensitif dengan isu-isu yang diagendakan panitia penyelenggara khususnya soal komunisme yang jelas-jelas inkonstitusional.

(ah/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Most Popular