Tuesday, April 16, 2024
HomePolitikaBEM Seluruh Indonesia Akan Ingatkan Pemerintah Secara Keras

BEM Seluruh Indonesia Akan Ingatkan Pemerintah Secara Keras

Aksi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia Menuntut Pemerintah Melakukan Perbaikan Ekonomi dan Berantas Mafia di Depan Istana, pada September 2015 lalu.
Aksi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia Menuntut Pemerintah Melakukan Perbaikan Ekonomi dan Berantas Mafia di Depan Istana, pada September 2015 lalu.

BOGOR – Aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) mengadakan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) di Institut Pertanian Bogor yang dimulai Senin (28/9) dan berakhir hari ini Rabu (30/9). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kordinator Pusat, Kordinator Isu dan Kordinator Wilayah.

“Pada konsolidasi kali ini dilakukan evaluasi gerakan BEM SI baik dalam skala nasional, daerah maupun dalam pengawalan Isu. Ditetapkan pula bahwa BEM SI akan melakukan evaluasi setahun pemerintahan Jokowi-JK dengan puncak tepat pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015,” ujar Ahmad Jilul Qur’ani Farid, Kordinator Tim Media BEM SI kepada Cakrawarta, Rabu (30/9).

Menurut aktivis yang akrab dipanggil Jilul itu, evaluasi yang dilakukan BEM SI kepada pemerintahan akan mulai dilakukan tepat setelah agenda Konsolnas berakhir.

“Akan dilakukan evaluasi secara ilmiah dengan melakukan kajian terutama terkait persoalan perekonomian yang semakin memburuk. Hasil kajian akan menentukan poin-poin evaluasi dan tuntutan yang akan diajukan BEM SI ke pemerintah,” imbuh Jilul

Aktivis perwakilan BEM Universitas Airlangga itu menambahkan, selain kajian BEM SI akan melakukan JAJAK PENDAPAT RAKYAT di seluruh Indonesia untuk mengevaluasi pemerintahan Jokowi-JK. Hasil dari jajak pendapat itu akan disampaikan tepat pada setahun dilantiknya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 20 Oktober 2015. Puncaknya pada 28 Oktober 2015 tepat dengan peringatan Sumpah Pemuda, BEM SI bersama seluruh elemen pemuda di Indonesia dan juga rakyat akan melakukan Evaluasi Terbuka pemerintahan Jokowi-JK di depan Istana Negara.

“BEM SI kecewa dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK terutama sektor perekonomian. Tapi kami perlu objektifikasi dari rakyat karena BEM SI berjuang untuk rakyat, maka dari itu kami lakukan jajak pendapat. Intinya BEM SI akan ingatkan pemerintah dengan keras” tegas mahasiswa Hubungan Internasional itu.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Koordinator Pusat BEM SI, Bambang Irawan menyatakan, pasca konsolnas tiap koordinator isu akan tetap mengawal berbagai isu yang menjadi tupoksi mereka diantaranya kabut asap di Sumatera dan Kalimantan, seleksi calon pimpinan KPK, penolakan terhadap RUU Pertembakauan,  Kedaulatan Pangan dan Reforma Agraria, Blok Mahakam hingga kebijakan pemerintah terkait Pendidikan Tinggi.

“Mahasiswa akan terus konsisten mengawal dan mengevaluasi jalannya pemerintahan, pasca konsolnas ini seluruh mahasiswa di Indonesia akan mulai bergeliat melakukan pergerakan di wilayah masing-masing dan puncaknya adalah momen sumpah pemuda 28 Oktober,” ujar Bambang yang juga Presiden Mahasiswa Universitas Lampung itu.

(ajq/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular