Tuesday, February 27, 2024
HomeSosokBedah Buku, Fadel Muhammad: Jangan Pernah Berhenti Belajar!

Bedah Buku, Fadel Muhammad: Jangan Pernah Berhenti Belajar!

Fadel Muhammad saat memberikan materi dalam acara Bedah Buku dan Diskusi “Building A Legacy” di Caffe & Resto Angelato, Gorontalo, Minggu (4/2/2024) sore. (Foto: ist)

GORONTALO – Caffe & Resto Angelato sore itu tidak seperti biasanya. Di gedung tua peninggalan masa kolonialisme Belanda itu berkumpul influencer, jurnalis, dan kaum millenial Kota Gorontalo. Di tempat nongkrongnya anak muda itu digelar Bedah Buku dan Diskusi, Minggu (4/2/2024).

Dalam acara itu, buku yang dibedah adalah karya Wakil Ketua MPR Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad yang berjudul Building A Legacy. Bagi warga Gorontalo, Fadel Muhammad merupakan sosok yang popular sebab dirinya selain pernah menjadi Gubernur Gorontalo, saat ini merupakan anggota DPD dari provinsi itu.

Saat mengupas buku karyanya, alumni ITB itu menceritakan ide, gagasan, karya, dan masa kecilnya di Gorontalo dan saat kuliah di Bandung, Jawa Barat.

“Mudah-mudahan buku ini menjadi inspirasi dan motivasi”, harapnya. Dikatakan, kesuksesan itu datangnya tidak jatuh dari langit. “Seperti influencer menjadi popular karena kalian berkreasi terus dengan menggali ide setiap hari”, ujarnya.

Menurut pria yang pernah menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan itu, kita jangan sampai berhenti sekolah. “Jangan sampai berhenti belajar!”, tegasnya.

Dalam buku itu diungkap bahwa apa yang kita inginkan bisa digapai. “Bisa kita dapat asal punya kemauan”, tuturnya. Sikap pantang menyerah diakui saat ini tidak banyak dimiliki oleh anak-anak muda.

Sesuatu yang ingin kita capai disebut harus diperjuangkan secara berkesinambungan. “Setelah jadi gubernur, saya selanjutnya menjadi menteri, hingga saat ini menjadi Wakil Ketua MPR”, ucapnya. Semua usaha dilakukan dengan kerja keras dan pantang menyerah.

Diceritakan, sejak SMA dan kuliah di ITB, dirinya selain menuntut ilmu juga sambil bekerja. Diungkap ia pernah jualan roti, koran, bahkan menjadi sopir. “Saya tidak pernah malu dalam berbuat sesuatu”, ungkapnya. Baginya yang penting mendapatkan sesuatu yang halal, ia kerjakan.

Belajar dari pengalaman hidupnya yang ada dalam buku itu, membuat Fadel Muhammad mendorong influencer dan kaum millenial di Gorontalo agar mereka meningkatkan diri. “Saya beri motivasi agar bisa menjadi influencer berskala nasional”, ucapnya. Jarak yang jauh dengan Jakarta sebagai barometer kepopuleran disebut bukan suatu hambatan sebab dengan teknologi informasi yang bisa mendekatkan mereka.

Generasi muda di Gorontalo dikatakan memiliki tantangan yang sama dengan generasi muda di berbagai kota. Tantangan itu seperti susahnya lapangan kerja dan kesulitan berwirausaha.

(Ardi/Rafel)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular