Berita Terpercaya Tajam Terkini

Apresiasi Guru Honorer, ACT Malang Serahkan Hadiah Sepeda Motor Kepada Ayik

ACT Malang memberikan hadiah sepeda motor kepada Ayik, seorang guru honorer di Tulungrejo Junggo, Kota Batu, Minggu (19/1/2020).

 

BATU – Aksi Cepat CT) menunjukkan kepeduliannya terhadap guru honorer di Indonesia yang berpenghasilan jauh dari standar hidup layak. Melalui program Sahabat Guru Indonesia, ACT cabang Malang bersama Sharfin serta Rumah Syaamil Qur’an mengapresiasi jasa para guru honorer tersebut dengan memberikan hadiah sepeda motor kepada salah satu guru honorer bernama Ayik. Pemberian ini dilakukan di Tulungrejo Junggo, Kota Batu, Minggu (19/1/2020) lalu.

Humanity Staff Program ACT, Iqrok Wahyu Perdana mengatakan, pemberian hadiah tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi yang ditujukkan kepada guru honorer yang terus ikhlas dalam mengajar meskipun gaji bulanan mereka belum sebanding dengan pekerjaan yang mulia sebagai guru. Maka, melihat sesosok Ayik yang merupakan seorang guru honorer, sekaligus merangkap menjadi tukang kebun di Perkebunan Apel Kota Batu itu, Iqrok menyatakan dedikasi dan perjuangan Ayik patut diberikan apresiasi.

“Selain menjadi guru honorer Ayik juga menyambi dua pekerjaan yaitu menjadi tukang kebun untuk memenuhi kebutuhan harian,” kata Iqrok kepada redaksi cakrawarta.com sebagaimana diterima pada Selasa (21/1/2020).

Dalam aksi itu, Ayik mendapat hadiah motor dari seorang dermawan melalui Lembaga Syamil Quran dan Sharfin yang kemudian disampaikan kepada ACT Malang untuk disalurkan kepada Ayik. ”Kami memilih Ayik, karena setiap harinya untuk berangkat mengajar masih menggunakan motor pinjaman dari sepupunya,” lanjut Iqrok.

Iqrok menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada mitra dari ACT Malang, Sharfin dan Rumah Syaamil Qur’an yang telah mendukung program Sahabat Guru Indonesia. Salah satunya dalam memberi bantuan berupa kendaraan sepeda motor.

“Insya Allah ini akan menjadikan spirit baru bagi dia untuk terus mendidik dan mencerdaskan generasi penerus,” katanya.

Untuk diketahui, Program Sahabat Guru Indonesia diresmikan bersamaan dengan peringatan Hari Guru Nasional pada 25 November 2019 lalu. Global Zakat-ACT menargetkan sebanyak 1.000 guru di Indonesia menjadi penerima manfaat dari program ini termasuk di Malang Raya.

Sementara itu, Ayik mengaku walau hujan badai sekalipun dirinya akan tetap mengajar demi anak didiknya. Selama 10 Tahun mengajar, dia tidak pernah menghiraukan gaji dibawah rata-rata per bulannya yang diterimanya. Ayik hanya menerima imbalan Rp 150 ribu untuk bensin setiap bulanya ketika dia mengajar. Prinsipnya tetap ikhlas dan semangat untuk mengajak dan berbagi ilmu kepada murid-muridnya.

Ayik sendiri mengungkapkan rasa haru dan senangnya kepada ACT Malang yang telah mengadakan program Sahabat Guru Indonesia.

“Program ini sangat membantu kami terutama guru honorer. Karena pendapatan kami yang masih minim, sehingga program ini sangat membantu keadaan kehidupan ekonomi para guru honorer seperti kami ini. Saya ucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah berkontribusi,” tandasnya sambil menitikkan air mata bahagia.

Pada kesempatan yang sama, Pamujiarso sang donatur yang turut hadir saat pemberian berharap bantuannya dapat menjadikan manfaat dan membawa keberkahan bagi Ayik, “Semoga motor ini menjadi bermanfaat dan berkah untuk keluarga dia dan keluarganya. Saya harap bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Pamujiarso.

ACT Malang sendiri berharap dengan adanya Program Sahabat Guru Indonesia, mitra serta seluruh lapisan masyrakat terus program tersebut. Karena semakin banyaknya guru-guru honorer yang terbantu maka mereka akan tetap bersemangat dalam memberikan ilmu, mencerdaskan dan juga menjaga akhlak akhlak generasi penerus.

(fna/act/bti)

Comments are closed.