Wednesday, June 19, 2024
spot_img
HomeInternasionalAPPF Hanoi, Upaya Perkuat Kerjasama Atasi Perubahan Iklim

APPF Hanoi, Upaya Perkuat Kerjasama Atasi Perubahan Iklim

Senator DPD RI Dailami Firdaus dengan latar belakang ruang penyelenggaraan Asia Pasific Parliamentery Forum (APPF) ke-26 Tahun 2018 di Hanoi, Vietnam. (foto: Ervan Purwanto)

HANOI – Senator Prof. Dr. H. Dailami Firdaus bersama Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan beberapa senator DPD RI dan anggota DPR RI menghadiri pertemuan tahunan Asia Pacific Parlementary Forum (APPF) ke-26 Tahhn 2018 di Hanoi, Vietnam yang diselenggarakan sejak 7 Januari 2018. Menurut Dailami Firdaus climate change menjadi tema APPF tahun ini.

“Adapun isu yang menjadi topik bahasan utama adalah mengenai lingkungan. Tepatnya mengenai perubahan iklim atau climate change,” ujar Dailami Firdaus kepada redaksi cakrawarta.com, Sabtu (20/1/2018).

Menurut Dailami Firdaus, perubahan iklim merupakan tantangan yang besar dan nyata. Indonesia sendiri yang merupakan negara kepulauan dimana ada banyak pulau  terancam tenggelam merasa pertemuan ini menjadi momentum perbaikan.

Untuk diketahui, Indonesia telah meratifikasi Kontribusi Komitmen Nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC) yaitu kesiapan secara sukarela untuk menurunkan emisi rumah kaca (greenhouse gas emission) hingga 29 persen pada tahun 2030, atau 41% dengan dukungan dunia internasional.

“Tetapi isuu yang krusial adalah bagaimana membiayai perubahan iklim ini,” imbuh Dailami.

Perubahan iklim memerlukan perubahan kebijakan, namun dalam tataran praktis, memerlukan penyesuain anggaran yang sesuai dengan usaha-usaha mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

“Perubahan iklim perlu dibicarakan oleh negara maju dan berkembang, karena negara maju memiliki kemajuan teknologi yang diperlukan di perubahan iklim,” tegasnya.

Namun, senator asal dapil DKI Jakarta mengingatkan bahwa anggaran harus ditujukan untuk memperkuat edukasi maupun tujuan-tujuan lainnya dari kebijakan perubahan iklim.

“Agar, manfaatnya dapat dirasakan semua pihak. Syaa berkeinginan agar kota-kota dan provinsi-provinsi di Asia Pasifik dapat bekerjasama untuk memberikan penyadaran perubahan iklim demi masa depan anak cucu kita,” tandasnya.

(ep/bti)

RELATED ARTICLES

Berita Terbaru

Most Popular