Wednesday, May 8, 2024
HomePolitikaAmankan Pemungutan Suara Pemilu 2024, Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel

Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024, Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memberikan penjelasan seusai giat Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka pengamanan tahap pemungutan suara pada Pemilu 2024 di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/2/2024). (foto: ist)

SEMARANG – Polda Jateng melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka pengamanan tahap pemungutan suara pada Pemilu 2024. Apel dilaksanakan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (12/2/2024).

Hadir dalam Apel tersebut Kapolda Jateng Irjen.Pol. Drs. Ahmad Luthfi, PJ Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs Nana Sudjana A.S., M.M, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi Revita, Kabinda Jateng, Wakapolda Jateng, Ketua KPU Jateng, Ketua Bawaslu Jateng, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Danrem 072/PMK, Danlanud Adi Soemarmo, PJU Polda Jateng, Kapolres/tabes/ta jajaran Polda Jateng dan peserta apel sebanyak 1.700 personil terdiri dari 610 Polri, 469 TNI, 121 pasukan POH (Power on Hand) dan 500 orang Linmas.

Bertindak selaku pimpinan apel adalah Pj Gubernur Jateng yang didampingi Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro. Dalam amanatnya Pj Gubernur Jateng menegaskan bahwa kondisi ekonomi politik serta keamanan dalam pelaksanaan Pemilu 2004 berjalan dengan baik dan kondusif.

“Terima kasih atas kerjasama kebersamaan dan sinergitas yang baik hingga saat ini situasi kondisi baik stabilitas ekonomi politik serta keamanan dalam pelaksanaan pemilu 2004 berjalan dengan kondusif. Tentunya harus kita pertahankan sampai dengan pelaksanaan pemungutan suara dan pasca pemungutan suara,” ujar Pj Gubernur.

“Saat ini, kita melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan yang menunjukkan bahwa Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro dan jajarannya serta Pemprov Jawa Tengah, KPU dan Bawaslu selalu bersinergi untuk menyukseskan Pemilu 2024 utamanya di tahap inti yaitu tahap pemungutan suara. Maka, hari ini, petugas pengamanan pemungutan suara yang akan bertugas di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah termasuk di dalamnya adalah Pengamanan di 117. 299 TPS se Jawa Tengah. Petugas yang akan kita berangkatkan hari ini terdiri dari 15. 647 personil Polri, 3.732 personil TNI yang terdiri dari Angkatan Darat Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang akan bertugas di 558 Polsek sejajaran Polda Jawa Tengah. Untuk Pemprov Jateng sendiri menugaskan 237.882 orang anggota Sat Linmas guna mendukung pelaksanaan pengamanan di TPS,” imbuh Pj Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Jateng juga menegaskan terkait netralitas serta kondisi beberapa wilayah yang terdapat kerawanan dalam tahap pemungutan suara.

“Pesan saya agar para petugas pengamanan Pemilu bisa menjalankan tugasnya dengan baik bersikap jujur dan netral serta mampu mengawasi pelaksanaan pemungutan suara demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil. Kembali saya ingatkan bahwa sebagian besar provinsi Jawa Tengah kondisinya rawan sedang. Kita memiliki 7 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang masuk dalam kategori rawan tinggi yaitu Kota Semarang, Sukoharjo, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Magelang dan Kendal. Kita waspadai situasi di 7 wilayah tersebut, kita siaga penuh dalam pelaksanaan masa tenang serta pemungutan suara,” tukas Komjen Pol (Pur) Drs. Nana Sujana selaku Pj Gubernur.

Kaitannya dengan bencana alam yang terjadi di beberapa daerah, Nana Sujana menyampaikan bahwa dirinya telah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi agar pelaksanaan Pemilu dapat berjalan lancar dan aman.

“Antisipasi selanjutnya terkait dengan kemungkinan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Saat ini kita memasuki masa di mana cuaca sedang tidak bersahabat. Diperkirakan hujan intensitas tinggi akan terjadi sampai dengan tanggal 15 Februari 2024 bahkan di beberapa daerah seperti Grobogan dan Demak sudah dilanda bencana banjir. Tentunya kita menyiapkan skenario jika kemungkinan itu terjadi sehingga perlu dari awal melaksanakan antisipasi khususnya dalam rangka menjaga dan mengamankan distribusi logistik,” pungkas Nana Sujana.

Dalam kesempatan yang sama, di hadapan awak media yang hadir, Kapolda Jateng menyampaikan penjelasan terkait angkah yang ditempuh pihaknya dalam pengamanan tahap pemungutan suara di lokasi yang terdampak banjir.

“Untuk wilayah Demak (yang terkena banjir, red.), saya sudah koordinasi dengan KPU. Termasuk hari ini dilakukan pengecekan terhadap 15.000 pengungsi, untuk pengungsi sebagian dari wilayah Demak ada yang akan digeser ke Kudus, sehingga hari ini rekomendasinya dari 15.000 pengungsi yang tersebar di 117 TPS nanti akan kita rekomendasikan untuk mengadakan susulan itupun masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat yang mengeluarkan rekomendasi,” ungkap Kapolda Jateng.

Sebelumnya, telah diberitakan bahwa Polda Jateng telah mempersiapkan kurang lebih 22 ribu anggota TNI-Polri untuk pengamanan pemungutan suara di seluruh wilayah Polda jateng yang terbagi menjadi 117. 299 TPS yang sudah dikategorikan sesuai kerawanan diantaranya 9 TPS yang sangat rawan, ada 549 TPS rawan dan 116. 741 TPS kurang rawan.

(ewr/rafel)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular