
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Nanang Avianto memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Jawa Timur.
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan kedua pimpinan di Markas Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut juga membahas penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi dinamika keamanan serta berbagai tantangan di daerah.
Rudy menerima Nanang bersama jajaran pejabat utama Polda Jawa Timur di Ruang Hening Makodam V/Brawijaya. Dalam pertemuan itu, Pangdam didampingi Kasdam V/Brawijaya, pejabat utama, serta kepala badan pelaksana Kodam V/Brawijaya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Namun, di balik silaturahmi antar pimpinan tersebut, kedua institusi menaruh perhatian pada pentingnya menjaga koordinasi hingga tingkat pelaksana di lapangan.
Sejumlah isu strategis terkait stabilitas wilayah, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah menjadi bagian dari pembicaraan. TNI dan Polri dinilai perlu menjaga pola komunikasi yang cepat dan koordinasi berkelanjutan di tengah dinamika Jawa Timur.
Rudy mengatakan, hubungan harmonis antara TNI dan Polri harus diterjemahkan dalam kerja bersama yang konkret. Kekompakan antar institusi, menurut dia, menjadi salah satu modal penting untuk menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
”Silaturahmi ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara TNI dan Polri. Dengan demikian, sinergi yang telah terbangun dapat semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Jawa Timur,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, koordinasi TNI-Polri tidak semata-mata diperlukan dalam menghadapi persoalan keamanan. Kolaborasi kedua institusi juga dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara efektif.
Karena itu, komunikasi antar pimpinan dan jajaran di lapangan diharapkan terus terpelihara. Koordinasi lintas sektor juga perlu diperkuat agar setiap dinamika yang berkembang di wilayah dapat direspons secara cepat dan terukur.
Kodam V/Brawijaya dan Polda Jawa Timur selama ini membangun koordinasi dalam berbagai tugas kewilayahan. Kerja bersama tersebut diharapkan semakin kuat seiring dengan tantangan keamanan dan pembangunan daerah yang terus berkembang.
Bagi kedua institusi, stabilitas wilayah menjadi salah satu prasyarat penting bagi keberlanjutan pembangunan. Jawa Timur sebagai salah satu wilayah strategis di Indonesia membutuhkan koordinasi antar lembaga yang kuat untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat.
Pertemuan Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur itu sekaligus menegaskan komitmen kedua institusi untuk menjaga soliditas TNI-Polri. Sinergi tersebut diarahkan pada satu kepentingan bersama yakni menjaga Jawa Timur tetap aman dan kondusif serta memastikan pengabdian kepada masyarakat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah.(*)
Kontributor: Bambang
Editor: Abdel Rafi








