Usia 12 Tahun, ABC UNAIR Fokus Dorong Bisnis Alumni Naik Kelas dan Berdaya Saing

Momen para pengurus ABC UNAIR melakukan syukuran sederhana di Lantai 4 Plaza Airlangga, Surabaya, Senin (4/5/2026). (foto: Myrna Sawitri)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Memasuki usia ke-12, Airlangga Business Community (ABC) Universitas Airlangga menegaskan arah baru yaitu mendorong bisnis para alumni agar naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah dinamika ekonomi yang kian kompetitif.

Komitmen itu mengemuka dalam acara tasyakuran ulang tahun ABC yang digelar di lantai 4 Plaza Universitas Airlangga, Kampus C, Surabaya, Senin (4/5/2026). Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai pertemuan para alumni lintas generasi yang selama ini menjadi bagian dari jejaring komunitas tersebut.

Ketua ABC, Dicky Fanani, menegaskan bahwa usia 12 tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi komunitas, khususnya dalam aspek pengembangan bisnis anggota.

“Visi kami adalah menjadi pebisnis kelas dunia yang excellent with morality dan berdampak. Karena itu, fokus kami saat ini adalah bagaimana bisnis anggota bisa berkelanjutan dan naik kelas,” ujar Dicky saat ditemui seusai acara, Senin sore.

Menurut dia, penguatan dilakukan melalui berbagai inisiatif, salah satunya program meet up yang dirancang sebagai ruang temu strategis antar alumni.

Forum ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mendorong lahirnya kolaborasi nyata.

“Dari pertemuan itu diharapkan muncul sinergi, baik dalam bentuk kemitraan, berbagi pengalaman, hingga peluang pengembangan usaha bersama,” katanya.

Jejaring sebagai Modal Utama

Sekretaris Jenderal PP IKA UNAIR sekaligus salah satu pendiri dan pembina ABC, Indra Nur Fauzi, menilai bahwa kekuatan utama komunitas ini terletak pada jejaring alumni yang terus dirawat.

Ia mengingatkan, sejak awal ABC dibentuk pada era iKAFE (2013–2017) sebagai ruang untuk mempertemukan alumni ekonomi yang menempuh jalur berbeda baik sebagai akademisi maupun pelaku usaha.

“Karakter pebisnis itu fighting spirit. Tapi tidak semua punya akses jejaring. Di sinilah ABC hadir, mempertemukan yang punya pengalaman bisnis dengan yang baru memulai,” ujar Indra.

Menurut dia, tidak sedikit alumni yang belum terbiasa membangun jaringan sejak masa kuliah, sehingga membutuhkan ruang yang memfasilitasi interaksi dan kolaborasi setelah lulus. Melalui ABC, kata dia, terjadi proses transfer pengetahuan antara praktisi dan akademisi yang pada akhirnya memperkuat kapasitas bisnis para anggota.

Seiring perkembangan waktu, peran ABC tidak lagi berhenti pada membangun koneksi. Komunitas ini kini mulai mendorong bagaimana jejaring tersebut dapat bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah membangun kolaborasi bisnis antar alumni tanpa harus memulai dari nol. Skema ini membuka peluang bagi anggota untuk terlibat dalam pengembangan usaha yang sudah berjalan.

“Bagaimana kita bisa membangun bisnis bersama, memperbesar yang sudah ada, dan membuatnya lebih terukur,” kata Dicky.

Ia menambahkan, upaya scale up bisnis juga harus ditopang oleh integritas. Kepercayaan menjadi faktor penting dalam setiap kolaborasi, termasuk dalam skema pendanaan bersama.

“Bukan hanya soal kapasitas dan kapabilitas, tetapi juga karakter amanahnya sesuai tagline UNAIR yang excellent with morality,” ujarnya.

Mantan Ketua ABC, Yunus Enus, mengingatkan pentingnya menghadirkan program bisnis yang konkret dan berkelanjutan. Ia menilai, pengalaman masa lalu harus menjadi pelajaran untuk memperkuat langkah ke depan.

“Ke depan harus lebih banyak bisnis riil yang bisa dijalankan bersama, bukan hanya wacana,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi dengan melibatkan anggota-anggota muda agar organisasi tetap dinamis dan adaptif terhadap perubahan.

Perayaan ulang tahun ke-12 ABC bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh. Dalam suasana penuh syukur, para alumni kembali dipertemukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama.

Dengan jejaring yang kian solid dan arah yang semakin jelas, ABC UNAIR berupaya menjadikan komunitas alumni sebagai kekuatan kolektif yang mampu mendorong bisnis anggotanya tumbuh, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat yang lebih tinggi.(*)

 

Kontributor: Tommy

Editor: Abdel Rafi dan Umar Faruq