Saturday, January 3, 2026
spot_img
HomePolitikaDaerahTak Sekadar Pindah, Masjid Al-Ikhlas Memulai Babak Baru

Tak Sekadar Pindah, Masjid Al-Ikhlas Memulai Babak Baru

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan (tengah) menyapa warga dalam momen peresmian relokasi Masjid Al-Ikhlas di Percut Seituan, Deli Serdang, Jumat (2/1/2026). (foto: Rizky Z)

DELI SERDANG, CAKRAWARTA.com – Relokasi Masjid Al-Ikhlas di Kecamatan Percut Seituan tidak semata menandai perpindahan fisik bangunan. Lebih dari itu, masjid ini memulai babak baru sebagai ruang ibadah dan pusat kepedulian sosial bagi masyarakat. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan salat Jumat perdana di lokasi baru Masjid Al-Ikhlas, Dusun XIV, Desa Sampali, Jumat (2/1/2026).

Salat Jumat perdana tersebut diikuti ratusan jamaah. Usai ibadah, Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Ikhlas menyalurkan paket sembako dan makan siang kepada jamaah serta warga di sekitar masjid sebagai bentuk penguatan fungsi sosial masjid.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan itu, antara lain Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deli Serdang Drs KH Kaya Hasibuan yang bertindak sebagai khatib, serta Ketua BKM Al-Ikhlas Ir Surachman.

Dalam khutbahnya, KH Kaya Hasibuan mengingatkan jamaah agar menjadikan masjid sebagai ladang amal dan sumber kebaikan bersama. Menurut dia, memakmurkan masjid merupakan bentuk ibadah yang bernilai jangka panjang.

“Orang yang memakmurkan masjid akan ditolong Allah. Orang yang membangun masjid akan dibangunkan istana di surga, selama niatnya dilandasi ketakwaan, bukan kesombongan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan sumber informasi yang memberi manfaat. Kehadiran jamaah secara berkelanjutan dinilai penting untuk menghidupkan peran masjid di tengah masyarakat.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengatakan, relokasi Masjid Al-Ikhlas seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan umat. Menurut dia, urusan keagamaan semestinya menjadi ruang kebersamaan, bukan perpecahan.

“Kalau kita membangun dan memakmurkan masjid, sejatinya kita sedang menyiapkan rumah di surga. Untuk urusan agama, kita perlu bersatu,” katanya.

Asri Ludin juga menegaskan bahwa lahan Masjid Al-Ikhlas di lokasi baru telah tercatat atas nama BKM, sehingga tidak lagi menyisakan persoalan legalitas.

“Yang terpenting bukan sekadar kuantitas bangunan, tetapi bagaimana masjid ini benar-benar hidup dan menjadi ladang amal selama kita hidup di dunia,” ujarnya.

Ketua BKM Al-Ikhlas Ir Surachman menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya salat Jumat perdana di lokasi baru. Ia menegaskan bahwa relokasi masjid telah dilakukan melalui musyawarah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak, Masjid Al-Ikhlas kini kembali difungsikan. Di lokasi sebelumnya sudah tidak ada lagi aktivitas jamaah,” kata Surachman.(*)

Kontributor: Rizky Z

Editor: Abdel Rafi 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular