
TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com –Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita meninjau kesiapan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886/PJ di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (18/2/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan baru tersebut, baik dari aspek prajurit maupun sarana pendukungnya.
Kedatangan Jenderal Tandyo bersama rombongan disambut Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tulungagung.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Panglima TNI melihat langsung berbagai fasilitas yang telah dibangun dan dimanfaatkan prajurit, mulai dari barak tenda, fasilitas sanitasi, hingga area budidaya yang menjadi bagian dari pembinaan teritorial satuan.
Sejumlah fasilitas yang ditinjau antara lain kolam budidaya ikan lele, area peternakan ayam petelur, dan kandang kambing. Fasilitas tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian satuan sekaligus memperkuat peran prajurit dalam pemberdayaan wilayah.
Di hadapan para prajurit, Jenderal Tandyo memberikan arahan dan motivasi agar mereka menjaga kehormatan sebagai prajurit serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Kalian adalah kebanggaan orang tua. Pelihara kehormatan itu dan terus berbuat yang terbaik bagi satuan, bangsa, dan negara,” ujar Tandyo.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan dedikasi, terutama bagi prajurit yang tergabung dalam satuan baru yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan wilayah.
Yon TP 886/PJ merupakan satuan baru yang saat ini masih dalam tahap pembangunan pangkalan beserta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Kehadiran satuan ini diharapkan dapat memperkuat peran TNI dalam pembinaan teritorial sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan ketahanan wilayah di tingkat daerah.
Kunjungan Wakil Panglima TNI tersebut menegaskan komitmen pimpinan TNI dalam memastikan kesiapan satuan serta membangun profesionalisme prajurit sebagai bagian dari kekuatan pertahanan negara.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi



