Tuesday, February 17, 2026
spot_img
HomeSosial BudayaKemanusiaanSantunan Rp2 Juta per Anak, Tradisi Berbagi Desa Langkan Jelang Ramadhan

Santunan Rp2 Juta per Anak, Tradisi Berbagi Desa Langkan Jelang Ramadhan

Kades Langkan, Yaser Irma saat secara simbolis menyalurkan santunan anak yatim jelang Ramadhan di Masjid Al-Hikmah, Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Senin (16/2/2026) malam. (foto: Anhar Rosal)

PELALAWAN, CAKRAWARTA.com –Menjelang Ramadhan 1441 Hijriah, suasana Masjid Al-Hikmah di Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Senin (16/2/2026) malam, dipenuhi wajah-wajah ceria. Sebanyak 61 anak yatim dan piatu duduk rapi mengenakan busana seragam, mengikuti rangkaian doa bersama yang digelar Pemerintah Desa Langkan.

Pada kesempatan itu, masing-masing anak menerima santunan sebesar Rp2 juta. Penyerahan dilakukan seusai shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Tausiyah menjelang Ramadhan menutup rangkaian ibadah sebelum kegiatan berlanjut ke makan bersama warga.

Kepala Desa Langkan, Yaser Irma, mengatakan, pemberian santunan kepada anak yatim merupakan tradisi tahunan yang terus dijaga sebagai wujud kepedulian sosial masyarakat desa.

“Alhamdulillah, tahun ini santunan bisa diberikan kepada 61 anak, masing-masing Rp2 juta. Semoga tahun depan jumlah penerima maupun nilainya dapat terus meningkat,” ujar Yaser, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, total dana yang terhimpun pada 2026 mencapai Rp128.100.000. Sumbernya berasal dari kas masjid, program kapling anak yatim, donatur perorangan, kelompok wirid, serta sumbangan nasi kotak dari warga.

Sebanyak 2.287 nasi kotak yang didonasikan kemudian dikonversi menjadi dana senilai Rp20.000 per kotak atau sekitar Rp45.740.000. Untuk kegiatan kebersamaan, panitia menyiapkan 850 nasi kotak dan 500 paket makanan ringan bagi peserta.

Bagi warga Desa Langkan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial menjelang bulan suci. Kebersamaan antara masyarakat dan anak-anak yatim diharapkan memperkuat solidaritas sosial sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Di sudut desa itu, Ramadhan disambut bukan hanya dengan persiapan ibadah, melainkan juga dengan tradisi berbagi yang terus dirawat dari tahun ke tahun.(*)

Kontributor: Anhar Rosal

Editor: Abdel Rafi 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular