Pastikan Kualitas Pembangunan, Dansatgas TMMD ke-130 Tulungagung Turun Langsung ke Lapangan

Dansatgas TMMD ke-130 di wilayah Korem 081/DSJ, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, saat meninjau langsung sejumlah sasaran pembangunan di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Rabu (21/10/2026). (foto: Arwang)

TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com – Pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan hasilnya berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip tersebut menjadi perhatian Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130 di wilayah Korem 081/DSJ, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, saat meninjau langsung sejumlah sasaran pembangunan di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Rabu (21/10/2026).

Dandim 0807/Tulungagung tersebut turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan standar kualitas yang diharapkan.

TMMD ke-130 di wilayah Korem 081/DSJ menyasar dua wilayah, salah satunya Desa Pojok, Tulungagung. Berbagai pembangunan fisik dilaksanakan untuk mendukung peningkatan infrastruktur desa dan kualitas hidup masyarakat.

Sasaran program tersebut meliputi pembangunan jalan beton sepanjang 1.373 meter yang tersebar di empat lokasi, renovasi delapan unit rumah tidak layak huni (RTLH), renovasi satu unit musala, pembangunan satu unit toilet umum, pembangunan jamban bagi delapan keluarga, serta pembangunan lima titik irigasi perpompaan (Irpom).

Beragam sasaran itu diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari akses jalan yang lebih baik hingga peningkatan kelayakan hunian, fasilitas ibadah, dan sanitasi lingkungan.

Hanny menegaskan, peninjauan langsung menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh pekerjaan berjalan sebagaimana mestinya. Melalui pemantauan di lapangan, perkembangan pembangunan dapat diketahui sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan setiap sasaran.

“Kami ingin melihat secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan seluruh sasaran berjalan sesuai target,” katanya di sela peninjauan.

Selain mengevaluasi progres pekerjaan, Hanny juga memberikan perhatian terhadap kualitas hasil pembangunan. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak cukup diukur dari selesainya seluruh sasaran fisik, tetapi juga dari daya guna dan manfaatnya bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami ingin memastikan setiap sasaran TMMD dikerjakan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bukan hanya selesai dibangun, tetapi kualitasnya juga harus terjaga sehingga dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” terangnya.

Ia berharap, pelaksanaan TMMD di wilayah Tulungagung mampu menghadirkan perubahan positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Infrastruktur yang semakin baik, hunian yang lebih layak, fasilitas ibadah yang nyaman, serta akses sanitasi yang memadai diharapkan turut mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

“Harapan kami sederhana, apa yang dikerjakan melalui program TMMD ini akan dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat. Jalan yang lebih baik, rumah yang lebih layak, tempat ibadah yang nyaman, serta sanitasi yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui pembangunan yang terarah dan pengawasan langsung di lapangan, TMMD diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendorong pembangunan desa.(*)

Kontributor: Arwang

Editor: Abdel Rafi