Berita Terpercaya Tajam Terkini

Mahasiswa, Lemparkan Almamatermu Jika Kritismu Menumpul

 

Mahasiswa sejatinya sebagai agen perubahan (agent of change), karena dari merekalah perubahan menuju arah kebaikan terjadi.

Siapapun presidennya harus tetap dikritisi, setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan  melenceng  harus diluruskan. Karena pemerintah  itu digaji dan menggunakan fasilitas rakyat yang kalian keluarkan.

Jangan menunggu untuk didomplengi, jangan mudah ditutup oleh fasilitas-fasilitas untuk membungkam dan materi untuk berhenti bersuara.

Bergeraklah dengan biaya swadaya yang kalian miliki, Ingat kemiskinan di masa new normal tetap menghantui masyarakat Indonesia. Bersuaralah sekeras-kerasnya karena dengan suara kalian banyak warga yang tidak paham politik bisa tertolong.

Masalah di negara berkembang selalu sama, yang mana para pejabat selalu lebih kaya dibanding rakyatnya. Tugas para mahasiswa sebagai penolong masyarakat yang tertindas.

Tidak perlu menjadi dewa untuk menolong orang lain dan tidak perlu mejadi orang kaya untuk membantu orang yang terzalimi,  suara kalian menjadi pengantar suara Tuhan.

Berapa banyak manusia yang saat ini perutnya lapar karena tidak sampainya bantuan langsung tunai (BLT) dan banyak bantuan lainnya yang tersendat di tengah jalan, jangan jadikan orang miskin sebagai objek kepentingan kampanye politik.

Lantangkan suaramu wahai para mahasiswa,  niatkan ibadah untuk giat sikap kritismu yang berujung pada demonstrasi dan ingat, ikuti prosedur hukum untuk menyuarakan suara kalian.

Suara rakyat suara Tuhan dan Mahasiswalah yang mengantarkan pesan itu ke para pemegang kekuasaan, hilangkan sikap apatis dan malas kalian.

Jika kalian telah bersuara setidaknya kalian telah mengingatkan pemerintah agar tidak melenceng, dan kalian telah berdakwah sebagai penyampai kebaikan lewat aspirasi yang kalian sampaikan.

Di zaman Orde Lama menuju Orde Baru ada sosok Soe Hok Gie yang begitu kritis, jangan sampai setelah lulus kuliah, kalian hanya dipersiapkan menjadi pegawai yang telah di-setting oleh para kaum Kapitalis.

Berbuatlah untuk kebaikan bersama, jangan tumpulkan sikap kritismu, tetap suarakan kebenaran, aku mendukungmu wahai para mahasiswa pencinta kebenaran.

 

Comments are closed.