Saturday, January 10, 2026
spot_img
HomePolitikaDaerahKASAD: Pasca Bencana, Kesedihan Tak Boleh Menghentikan Kerja!

KASAD: Pasca Bencana, Kesedihan Tak Boleh Menghentikan Kerja!

KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak tampak berbahagia bersama penyintas Bencana Sumatera di Kabupaten Tapanuli Tengah dalam kunjungan kerjanya ke Salah satu daerah yang menjadi korban Banjir bandang Dan tanah longsor di Pulau Sumatera itu, Jumat (9/1/2026). (foto: Dispenad for Cakrawarta)

TAPANULI TENGAH, CAKRAWARTA.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kesedihan akibat bencana tidak boleh menghentikan upaya kerja dan pemulihan. Menurut dia, satu-satunya jalan untuk bangkit adalah bergerak dan bekerja bersama, sembari memastikan kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi.

Penegasan itu disampaikan Maruli saat meninjau pengerjaan jembatan putus yang menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dengan Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, hari ini, Jumat (9/1/2026).

“Kita tidak punya pilihan selain kerja keras. Kalau terlalu larut dalam kesedihan, justru akan menambah beban. Yang penting sekarang adalah fokus pada apa yang bisa kita lakukan hari ini dan mengajak masyarakat ikut bergerak,” kata Maruli di sela peninjauan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya pada infrastruktur vital yang menopang mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Sehari sebelumnya, Kamis (8/1/2026), Maruli juga meresmikan jembatan Bailey di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.
Di Tapanuli Tengah, Maruli didampingi Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Komandan Korem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Komandan Kodim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, serta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Maruli menekankan, pembangunan dan perbaikan jembatan yang selama ini terabaikan akan menjadi perhatian utama. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian pada persoalan jembatan putus sebagai hambatan utama konektivitas wilayah dan perputaran ekonomi masyarakat.

Selain meninjau infrastruktur jalan, Maruli juga mendatangi sejumlah fasilitas pendidikan yang terdampak bencana, antara lain SDN 152981 A, SDN 152982 B, serta sekolah darurat di Desa Hutanabolon. Pada kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, alat tulis, serta kebutuhan pendukung belajar lainnya kepada para siswa.

KASAD juga mengunjungi posko pengungsian warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Hutanabolon. Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan pentingnya penyediaan air bersih, terutama bagi lingkungan sekolah.

“Air bersih harus tersedia, khususnya di sekolah. Ini menjadi kesempatan untuk menyusun perencanaan yang benar-benar matang. Jika data dan perencanaan kurang, hasilnya bisa tidak maksimal. Mulai dari jumlah jembatan hingga kebutuhan air bersih harus disiapkan dengan baik agar daerah ini bisa bangkit,” ujar Maruli.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TNI Angkatan Darat dalam pemulihan pascabencana. Ia menilai kehadiran langsung Kasad memberi dorongan moril sekaligus percepatan penanganan di lapangan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak KASAD atas bantuan dan perhatian yang diberikan, termasuk penyediaan jembatan Armco. Ini sangat membantu membuka kembali akses masyarakat,” kata Masinton.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Tapanuli Tengah, sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana secara lebih kuat dan berkelanjutan.(*)

Kontributor: Johannes “Doblang”

Editor: Tommy dan Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular