Sunday, July 14, 2024
spot_img
HomePolitikaNasionalJokowi: Hati-Hati Kalau Buat Status di Media Sosial!

Jokowi: Hati-Hati Kalau Buat Status di Media Sosial!

Presiden Joko Widodo menyalami dan membagikan bingkisan pada peserta Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional di Ponpes Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, pada Selasa (8/8/2017). (Foto: Rusman/Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo menyalami dan membagikan bingkisan pada peserta Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional di Ponpes Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, pada Selasa (8/8/2017). (Foto: Rusman/Biro Pers Setpres)

JAKARTA РMerespon makin banyaknya rakyat yang berurusan dengan ranah hukum terkait postingan status mereka di media sosial (medsos), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kembali agar warganet (netizen) dapat bijak dalam menggunakan media sosial.

“Yang namanya media sosial, terutama remaja-remaja kita, hati-hati kalau membuat status. Apakah bisa menyinggung orang lain, apakah bisa menyebabkan orang lain sakit hati? Apalagi niatnya langsung ingin mencela, mencemooh, atau menjelekkan,” ujar Jokowi saat membuka Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) 2017 di Ponpes Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, hari ini, Selasa (8/8/2017).

Sebelumnya, pada acara Buka Puasa Bersama pegiat media sosial Jokowi juga meminta warganet untuk lebih menggaungkan semangat berkompetisi lewat media sosial. Bukan malah terjebak pada hal-hal negatif yang dapat ditimbulkannya, yang kemudian membawa kita pada sikap pesimis.

“Semangat optimisme, semangat untuk membangkitkan, semangat untuk berkompetisi kita ini harus betul-betul ada,” ucap mantan walikota Solo itu apda 22 Juni 2017 lalu.

Menurut Jokowi, belakangan ini media sosial tumbuh menjadi wadah berperilaku negatif sejumlah warganet. Namun dirinya meyakini hal tersebut bukan bagian dari budaya bangsa Indonesia. Apalagi bila dalam praktiknya sampai menghasut dan bahkan mencela pihak lain hingga menumbuhkan kebencian di antara sesama.

“Ini selalu saya ingatkan, kita ini saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Jangan lupakan itu,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi juga menjelaskan, belakangan di medsos banyak pihak yang menuding dirinya bertindak otoriter atau bahkan sebagai seorang diktator.

“Masa wajah saya seperti ini dibilang diktator,” kata Jokowi dengan mimik khasnya yang kemudian disambut tawa oleh para peserta kejuaraan pencak silat.

(bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Most Popular