Monday, February 26, 2024
HomePolitikaDaerahJelang Pemilu 2024, Bupati Tiwi Berharap Purbalingga Tetap Aman dan Kondusif

Jelang Pemilu 2024, Bupati Tiwi Berharap Purbalingga Tetap Aman dan Kondusif

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (berdiri) saat memberikan sambutan dalam acara Khotmil Quran, Istighosah, dan Pengajian Jumat Kliwon di Pendopo Dipokusumo, Jumat (19/1/2024) malam. (foto: prokompim)

PURBALINGGA – Mengawali tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menghelat acara Khotmil Quran, Istighosah, dan Pengajian Jumat Kliwon di Pendopo Dipokusumo, Jumat (19/1/2024) malam. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang hadir didampingi Ketua Dekranasda Rizal Diansyah mengajak kepada semua tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Purbalingga untuk ikut serta mendoakan agar gelaran Pemilu Serentak 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang bisa berjalan dengan sukses, lancar, dan Purbalingga tetap aman serta kondusif.

“Semoga pesta demokrasi besok di Purbalingga betul-betul menjadi pesta demokrasi yang berintegritas dan bermartabat sehingga bisa menjadi contoh pelaksanaan pesta demokrasi bagi wilayah lain, ” kata Bupati Tiwi.

Bupati menekankan, siapa pun yang nantinya akan terpilih diharapkan masyarakat bisa memberikan dukungannya. Bupati menyakinkan, jika pemimpin yang terpilih nantinya adalah mereka yang terbaik yang telah ditentukan oleh Allah SWT.

“Siapa pun pimpinannya, kita sebagai masyarakat Indonesia wajib menghormatinya dan mendukung,” tegas Bupati Tiwi.

Lebih lanjut Bupati berdoa, agar pada Pemilu Serentak 2024 mendatang tak hanya terpilih Presiden dan Wapres yang amanah, tetapi juga anggota legislatif dari pusat hingga daerah yang sesuai dengan harapan masyarakat.

“Semoga mereka yang terpilih akan senantiasa Allah berikan kekuatan lahir dan batin untuk bisa mengawal apa yang menjadi aspirasi masyarakat Indonesia,” kata dia.

Terkait suhu politik yang mulai menghangat, Bupati Tiwi meminta kepada para tokoh masyarakat dan tokoh agama bisa menjadi penyejuk di tengah masyarakat. “Alim ulama dan tokoh masyarakat saya harapkan bisa terus menyebarkan virus-virus yang positif sehingga kerukunan antara warga masyarakat Purbalingga tetap terjaga meskipun berbeda pilihan satu dengan yang lainnya,” pungkasnya.

(tha/raf)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular