Tuesday, April 23, 2024
HomeEkonomikaHarga Beras Turun, Warga Antusias Berikan Sanbutan Positif

Harga Beras Turun, Warga Antusias Berikan Sanbutan Positif

Ilustrasi. (foto: istimewa)

JAKARTA – Warga Jakarta Barat mendapat angin segar pasalnya warga yang akhir-akhir ini mengeluhkan akan mahalnya harga beras, kini di pasaran harga beras sudah mengalami penurunan.

Dari pantauan, Jumat (1/3/2024), penurunan tersebut salah satunya terjadi di toko beras di Jalan Patra, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dimana harga beras premium saat ini mencapai Rp 13.400 per kilogram.

Hendi, seorang pedagang beras, menjelaskan bahwa sebelumnya harga beras premium dijual sekitar Rp 14 ribuan, namun kini turun menjadi Rp 13.500 per kilogram.

Menurutnya, penurunan harga ini terjadi baru-baru ini dan banyak masyarakat yang merasa senang dengan penurunan tersebut, meskipun mereka berharap harga bisa lebih murah lagi.

Selain itu, penurunan harga beras juga terjadi di Pasar Slipi, Jakarta Barat.

Aan, seorang pedagang beras di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa penurunan harga beras telah terjadi sejak dua hari yang lalu.

Harga beras medium turun dari Rp 15.500 menjadi Rp 14.500, sementara harga beras premium turun dari Rp 17.000 per liter menjadi Rp 16.000 per liter.

Aan menyambut baik adanya penurunan harga beras ini karena sebelumnya banyak warga yang mengeluhkan kenaikan harga beras. Menurutnya, sebelumnya harga beras naik setiap pekan sebesar 300-500 rupiah, sehingga banyak warga yang merasa terbebani dengan kenaikan tersebut.

Salah satu pengunjung Pasar Slipi, Ropiah (54), menyatakan bahwa penurunan harga beras telah lama dinantikan oleh warga.

Meskipun penurunannya belum begitu signifikan, sebagai seorang ibu rumah tangga, Ropiah merasa bahwa penurunan harga beras sangat berdampak, terutama menjelang bulan puasa.

Ropiah berharap pemerintah dapat terus menstabilkan harga di pasar agar harga pangan bisa kembali normal, terutama menjelang bulan Ramadan.

Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, mengatakan bahwa salah satu upaya untuk menekan kenaikan harga beras adalah dengan menggelar bazar sembako murah.

Dalam bazar tersebut, masyarakat bisa membeli paket sembako dengan harga yang lebih murah dari harga di pasaran.

Uus juga menegaskan bahwa pemerintah, melalui Bulog, terus berupaya menstabilkan harga pangan, termasuk harga beras yang mengalami kenaikan.

Saat ini, situasi harga beras di Jakarta Barat terkendali dan diharapkan dapat terus terjaga hingga menjelang Idul Fitri sehingga kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik.

(Alfa/Rafel)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular