Saturday, January 28, 2023
HomeSains TeknologiLingkunganRaih Penghargaan Pulitzer, Dosen Ini Rancang Skema MOOC untuk Edukasi Isu Hutan

Raih Penghargaan Pulitzer, Dosen Ini Rancang Skema MOOC untuk Edukasi Isu Hutan

Dosen FH Unair Jani Purnawanty mengedukasi masyarakat terkait isu lingkungan khususnya mengenai hutan melalui MOOC sehingga diganjar penghargaan berupa grant dari Pulitzer Center. (foto: istimewa)

SURABAYA – Jani Purnawanty mencoba memberikan edukasi kepada publik terkait isu-iu lingkungan khususnya mengenai hutan. Terkait hal itu, dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga mengusulkan proyek bertajuk Education on Community Involvement in Forest Issues using the Massive Open Online Course (MOOC). Proyek tersebut akan diwujudkan melalui pembuatan MOOC tema populer, yaitu ‘Carbon Trading dan Pelestarian Hutan’ serta ‘Masyarakat Adat dan Pelestarian Hutan’.

“UNAIR melalui Direktorat Inovasi dan Pengembangan Pendidikan telah lama mengembangkan MOOC, baik MOOC berbasis mata kuliah yang ditawarkan di prodi atau MOOC berbasis tema populer yang ditujukan untuk masyarakat luas yang berminat mempelajari suatu isu secara mandiri,” ucap Jani pada media ini, Kamis (5/1/2023).

Menurut Jani,isu lingkungan seperti konservasi hutan, perdagangan karbon, dan masyarakat adat yang tinggal di kawasan hutan adalah isu yang penting untuk dipahami oleh banyak orang.

“Pendidikan publik yang lebih luas dapat dilakukan secara efektif melalui skema MOOC yang memang dirancang untuk memperkaya dan melengkapi bahan belajar mandiri bagi masyarakat,” imbuhnya.

Jani memaparkan bahwa gagasan tema tersebut muncul sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Indonesia yang telah menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan Paris Agreement sebagai wujud keseriusan Indonesia menjadi bagian dari gerakan global penyelamatan bumi dari kerusakan.

“Salah satu mekanisme untuk mencegah terjadinya kerusakan tersebut adalah dengan menekan tingkat emisi karbon dan mempertahankan kelestarian hutan,” tukasnya.

Selain itu, mengingat masyarakat adat di Indonesia bermukim di dalam hutan dan hidup dari hasil hutan, maka peran masyarakat adat dalam pelestarian hutan sangat strategis. Ketika pemerintah mengatur dan mengelola hutan, maka pemerintah harus melibatkan masyarakat adat sebab selama ini masyarakat adatlah yang dengan kearifannya telah menjaga dan mengelola hutan.

“Permasalahan yang akan dikupas dalam MOOC ‘Carbon Trading dan Pelestarian Hutan’ salah satunya adalah kaitan pentingnya meningkatkan pelestarian hutan dalam skema carbon trading. Sedangkan dalam MOOC ‘Masyarakat Adat dan Pelestarian Hutan’ akan membahas peran masyarakat adat dalam penanganan isu global warming dan climate change,” jelasnya.

Jani sendiri dengan gagasan tersebut akhirnya meraih penghargaan grant dari institusi berkaliber dunia, Pulitzer Center. Melalui penghargaan tersebut, Jani menegaskan bahwa kaliber kampusnya kini menjadi universitas dengan reputasi dunia.

“Saya sangat berterima kasih kepada Prof. Dr. I Made Narsa, SE., MSi., Ak CA, yang begitu banyak memberi kemudahan dan secara penuh memfasilitasi pelaksanaan pembuatan MOOC ini. Ketika saya memohon kepada beliau untuk memberikan rekomendasi, dengan begitu mudah dan cepat beliau memberikannya. Ini sungguh membesarkan hati dan menyemangati saya,” pungkasnya.

(mar/pkip/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular