Curhatan Pekerja PETI: Kami Butuh Makan, Tunjukkan Cara Urus Izin!

0 164
Lokasi penambang PETI di daerah Kuansing, Riau. Pada Rabu (5/5/2021) sekitar 11 penambang PETI  terkena operasi dari pihak Polda Riau karena dianggap ilegal mengingat tak ada izin. (foto: anhar rosal)

 

KUANSING RIAU – Kegiatan Penambang emas tanpa izin ( PETI) di Kuansing, Riau selalu menjadi polemik yang tak pernah habis habis dari tahun ke tahun. Satu sisi mereka memang melanggar aturan tetapi di sisi lain mereka butuh makan. Pada Rabu (5/5/2021) kemarin, sekitar 11 penambang PETI ditindak Polda Riau karena dianggap melakukan kegiatan ekonomi ilegal.

Untuk diketahui, sumber nafkah sebagian masyarakat Kuansing adalah kegiatan illegal tersebut yang sudah dilakukan dari turun menurun. Mereka main kucing-kucingan dengan aparat hukum. Bertarung dengan maut dan kukuman yang sudah menanti, terpaksa harus mereka hadapi demi sesuap nas.

“Kami tak punya pekerjaan lain. Saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia bahkan Dunia. Kesusahan kami ini makin menjadi, KAMI BUTUH MAKAN, terpaksa kegiatan illegal tambang emas ini kami lakukan,” kata Suardi, salah satu pekerja tambang emas illegal, Jumat (7/5/2021).

Suardi menuturkan, masyarakat Kuansing yang pekerja PETI ini pun tidak sembarangan melakukan kegiatan tersebut, karena mereka menambang di tanah miliknya sendiri. Setelah digali lalu diratakan sehingga bisa ditanam kembali.

“Kami tahu tidak memiliki izin. Tapi tolong berikan kami solusi dan tunjukkan bagaimana cara mengurus izinnya!” tegas Suardi.

Suardi dan kawan-kawannya berharap agar Pemerintah Daerah maupun pemerintah pusat bisa mencarikan jalan keluar.

“Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini lapangan pekerjaan lain sangat sulit didapat. Apabila tidak ada solusi dari Pemerintah, tentunya pengangguran bertambah dan tingkat kejahatan pun semakin meningkat. Masyarakat kecil butuh makan bukan hanya kalian,” pungkas Suardi dengan penuh harap.

(anhar/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.