Thursday, January 22, 2026
spot_img
HomePolitikaBKN-ANRI Perkuat Sinergi Digitalisasi Arsip dan Manajemen ASN

BKN-ANRI Perkuat Sinergi Digitalisasi Arsip dan Manajemen ASN

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh (kanan) bertukar cinderamata dengan Kepala ANRI Mego Pinandito dalam momen penandatanganan kesepakatan kerja sama BKN-ANRI dan Rapat Koordinasi Kepegawaian di lingkungan ANRI, Kamis (22/1/2026), di Jakarta. (foto: BKN untuk Cakrawarta)

JAKARTA, CAKRAWARTA.com – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkuat sinergi kelembagaan melalui kerja sama di bidang kearsipan dan manajemen aparatur sipil negara (ASN). Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat digitalisasi arsip serta penguatan manajemen talenta ASN secara nasional.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kerja sama tersebut menjadi fondasi penting bagi pengelolaan arsip dan manajemen ASN yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis digital. Menurut dia, arsip bukan sekadar dokumen administratif, melainkan memori kolektif bangsa yang menentukan arah pembelajaran sejarah dan pembangunan ke depan.

“Arsip adalah fondasi peradaban. Tanpa sistem kearsipan yang kuat dan profesional, bangsa dapat kehilangan jejak sejarahnya,” ujar Zudan saat penandatanganan kesepakatan kerja sama BKN-ANRI dan Rapat Koordinasi Kepegawaian di lingkungan ANRI, Kamis (22/1/2026), di Jakarta.

Zudan menekankan peran strategis ANRI dalam merekam jejak kehidupan lebih dari 285 juta penduduk Indonesia, mulai dari dokumen kependudukan, pendidikan, hingga kepegawaian. Ke depan, ANRI dinilai mengemban tugas visioner dalam menyiapkan pengelolaan arsip digital terintegrasi, baik bagi warga di dalam maupun luar negeri, termasuk arsip kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Menurut Zudan, arsip digital yang lengkap dan tertata akan menjadi pijakan penting bagi pembangunan peradaban Indonesia yang dapat dipelajari lintas generasi, bahkan hingga ratusan tahun mendatang.

Untuk mendukung agenda tersebut, BKN berkomitmen memperkuat kebijakan kepegawaian yang adaptif dan memudahkan ASN. Upaya itu dilakukan melalui penyederhanaan uji kompetensi, percepatan layanan kenaikan pangkat dan pensiun, serta penguatan sistem layanan kepegawaian digital.

Dalam kesempatan yang sama, BKN juga menetapkan penerapan manajemen talenta di lingkungan ANRI melalui Keputusan Kepala BKN. Penetapan ini menjadi langkah strategis dalam pengelolaan karier ASN yang lebih objektif, terukur, dan berbasis kompetensi.

Kepala ANRI Mego Pinandito menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen ANRI untuk mendorong transformasi manajemen ASN berbasis digital melalui penguatan sistem merit dan pengembangan manajemen talenta.

“Sinergi ANRI dan BKN akan mempercepat transformasi manajemen ASN dan digitalisasi kearsipan secara selaras. Tujuannya menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus menjaga memori kolektif bangsa,” kata Mego.

Ia juga mengapresiasi pendampingan BKN dalam pembangunan manajemen talenta di ANRI. Menurutnya, kebijakan tersebut akan menjadi instrumen strategis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi ASN, termasuk calon pemimpin masa depan di lingkungan ANRI.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Utama ANRI Rini Agustiani. Ia optimistis penerapan manajemen talenta akan memperkuat pengembangan karier ASN berbasis sistem merit dan kompetensi. Sementara itu, Kepala Biro Kepegawaian dan Umum ANRI Poppy Alia menegaskan komitmen lembaganya untuk mengimplementasikan sistem merit secara konsisten dengan dukungan kebijakan dan pendampingan BKN.(*)

Kontributor: Rudolf

Editor: Abdel Rafi 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular