
PONOROGO, CAKRAWARTA.com – Dua desa di Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yaitu Desa Jalen dan Desa Dadapan, akan segera kembali terhubung setelah puluhan tahun terpisah. Konektivitas itu diwujudkan melalui pembangunan jembatan gantung dalam Program Jembatan Perintis Garuda yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Selama ini, warga di kedua desa harus menempuh jarak lebih jauh untuk beraktivitas, terutama ketika aliran sungai yang membelah wilayah tersebut tidak dapat diseberangi. Pada musim kemarau, sebagian warga masih dapat melintas dengan berjalan kaki di dasar sungai. Namun, saat musim hujan dan debit air meningkat, akses itu terputus sama sekali.
“Kalau musim hujan, warga terpaksa memutar lewat jalan raya dengan jarak yang cukup jauh. Kondisi ini menyulitkan aktivitas harian masyarakat, baik dari Desa Jalen ke Dadapan maupun sebaliknya,” ujar Babinsa Desa Jalen, Sertu Erwin pada media ini, Minggu (8/2/2026).
Ia menuturkan, cukup banyak warga Desa Jalen yang memiliki lahan pertanian di wilayah Desa Dadapan. Kehadiran jembatan gantung tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas petani, khususnya saat musim tanam dan panen.
Dampak pembangunan jembatan juga dirasakan pada sektor pendidikan. Sejumlah pelajar dari Desa Dadapan dan desa-desa sekitar menempuh pendidikan di MTs dan MA Ma’arif yang berada di Desa Jalen. Selama ini, akses menuju sekolah kerap terkendala saat kondisi sungai tidak memungkinkan untuk diseberangi.
Sementara itu, Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi keterbatasan akses wilayah pedesaan.
“Program ini difokuskan untuk membuka keterisolasian dan mempercepat konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah yang memiliki kendala geografis,” ujarnya.
Menurut Untoro, peningkatan akses tidak hanya mempermudah aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan sektor pertanian, pendidikan, serta perekonomian desa secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, selain di Kabupaten Ponorogo, pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga dilaksanakan di enam titik lain di wilayah Korem 081/DSJ. Satu jembatan di Desa Bendosewu, Kabupaten Blitar, telah selesai dibangun, sementara enam lainnya masih dalam tahap pengerjaan di Pacitan (dua titik), Ngawi, Trenggalek, dan Nganjuk.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi



