Tuesday, January 27, 2026
spot_img
HomePolitikaDaerahAis Shafiyah, Politisi Muda Surabaya yang Raih Doktor dan Wisudawan Terbaik UNAIR

Ais Shafiyah, Politisi Muda Surabaya yang Raih Doktor dan Wisudawan Terbaik UNAIR

Ais Shafiyah, lulusan program doktor ilmu sosial FISIP UNAIR terbaik pada wisuda periode 255 UNAIR, Sabtu (6/12/2025). (foto: dokumen pribadi)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Di usianya yang masih belia, Ais Shafiyah menorehkan capaian ganda yang tak biasa. Politisi muda yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kota Surabaya itu resmi dikukuhkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Doktor Ilmu Sosial FISIP Universitas Airlangga pada Wisuda Periode 255.

Prestasi Ais bukan sekadar menyelesaikan tiga jenjang pendidikan tinggi dalam waktu relatif singkat. Di tengah aktivitas politik yang padat, ia tetap konsisten menuntaskan riset doktoralnya, sebuah penelitian yang menyoroti bagaimana Generasi Z Surabaya memanfaatkan media sosial dalam berpartisipasi pada Pemilihan Presiden 2024.

“Generasi Z sekarang bisa berpartisipasi politik hanya dengan jari mereka. Mengikuti akun kandidat saja sudah termasuk bentuk partisipasi politik,” ujarnya ketika ditemui seusai prosesi wisuda, Sabtu (6/12/2025) di Kampus Merr-C UNAIR.

Dalam disertasinya, Ais mengembangkan penelitian tesis S2nya dengan memasukkan dua variabel baru yaitu efikasi politik dan preferensi kandidat. Temuannya menunjukkan bahwa batas antara ruang publik fisik dan digital semakin kabur.

Bagi Gen Z, keterlibatan politik tidak lagi selalu hadir lewat aksi massa atau diskusi formal, tetapi juga melalui interaksi digital seperti mengikuti akun kandidat, merespons unggahan kampanye, hingga mendukung gerakan sosial secara daring. “Ruang digital memperluas cara generasi muda berpolitik,” tulis Ais dalam salah satu bagian disertasinya.

Fleksibilitas Akademik di Tengah Kontestasi Politik

Menyelesaikan S1 dan S2 di luar negeri, Ais memilih UNAIR sebagai rumah akademik untuk studi doktoralnya. Alasannya jelas yakni soal fleksibilitas. Pada 2023, ia mulai bersiap mengikuti kontestasi politik sebagai calon anggota DPRD Surabaya.

“UNAIR memberikan ruang yang memungkinkan saya tetap produktif secara akademik sambil menjalani komitmen politik,” ujarnya.

Strateginya pun rapi. Ais menuntaskan sebagian besar ujian dan progress disertasinya sebelum ia resmi dilantik sebagai anggota legislatif. Kedisiplinan itu yang kemudian mengantar dirinya meraih predikat wisudawan terbaik.

Di luar kampus dan ruang sidang DPRD, Ais juga aktif menginisiasi gerakan sosial. Ia mendirikan Kawan Ayu, komunitas yang bergerak dalam pemberdayaan perempuan, lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, hingga isu lingkungan. Inisiatif tersebut ia rancang agar kontribusinya kepada masyarakat tidak terbatas pada perannya sebagai politisi.

“Melalui komunitas ini, saya ingin memastikan bahwa kerja-kerja sosial tetap berjalan, siapa pun saya di panggung politik,” ujarnya.

Capaian akademik, karier politik, dan kiprah sosial Ais menjadikan dirinya salah satu representasi politisi muda yang hadir bukan hanya dengan suara, tetapi juga dengan basis pengetahuan dan keberpihakan pada masyarakat.(*)

Kontributor: PKIP

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular