Setelah Insiden Mekkah, Kini Insiden Mina

1348 views

Para korban tewas dan luka akibat Insiden Mina dievakuasi pihak berwenang setempat. (Foto: Saudi Civil Defence Directorate)

Para korban tewas dan luka akibat Insiden Mina dievakuasi pihak berwenang setempat. (Foto: Saudi Civil Defence Directorate)

MEKKAH – Tragedi di Tanah Suci kembali terjadi, setelah sebelumnya ratusan jamaah haji luka-luka dan meninggal akibat alat berat yang jatuh di Masjidil Haram, Mekkah, kini 200 orang lebih dinyatakan meninggal di Mina. Dijelaskan Duta Besar RI untuk Indonesia, Sunarko, korban berjatuhan di jalur menuju tempat melempar jumroh di Mina.

“Saat ini korban diperkirakan 220 org meninggal dan 400 luka luka. angka ini masih bisa berubah,” ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Kamis (24/9).

Menurut Sunarko, kejadian diawali di dekat tenda-tenda jamaah di jalur menuju Mina, ada kelompok yang tiba-tiba berhenti berjalan. Keadaan tersebut menyebabkan penumpukan jamaah yang berdesakan ingin menuju lokasi.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 7.00 pagi waktu setempat,” imbuhnya.

Dijelaskan, sebagian besar korban adalah jamaah dari Mesir dan Afrika. Perkiraan sementara tidak ada korban warga Indonesia (WNI) dalam kejadian ini, pasalnya jalur tersebut tidak digunakan jamaah Indonesia menuju lokasi lempar jumroh.

“Sampai saat ini telah di cek ke rumah sakit Minah dan belum ditemukan WNI jadi Korban,” pungkas Sunarko.

Sementara itu, Direktur Perlindungan WNI, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa Konjen RI di Jeddah dan KUAI Riyadh ada di lokasi dan membantu melakukan pengeecekan ke rumah sakit jika ada korban WNI. Ia sendiri tak berani berspekulasi tentang jumlah teraktual korban desak-desakan ini. Pasalnya, info terus berkembang dan dinamis dari pperwakilaan Indonesia di lapaangan.

“Kita tunggu wrap up info dari teman-teman di lapangan, mari kita doakan situasi dapat tertangani dengan baik,” kata Iqbal

(msa/bti)

author