Sunday, February 1, 2026
spot_img
HomePendidikanPWNU Jatim Turba ke Mataraman Barat, Menyapa Basis dan Merajut Kekuatan Umat

PWNU Jatim Turba ke Mataraman Barat, Menyapa Basis dan Merajut Kekuatan Umat

Momen silaturahmi antara PWNU Jatim dan 6 PCNU wilayah Mataraman Barat di Graha PCNU Kota Madiun, Minggu (1/2/2026). (foto: PWNU Jatim untuk Cakrawarta)

MADIUN, CAKRAWARTA.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar program turun ke bawah (turba) dan silaturahmi ke enam kota/kabupaten di kawasan Mataraman Barat. Kegiatan ini dipusatkan di Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun, Minggu (1/2/2026).

Turba ini menjadi ruang temu pengurus wilayah dengan pengurus cabang untuk menyamakan langkah, mendengar langsung aspirasi, sekaligus memperkuat khidmah NU di tingkat akar rumput. Hadir jajaran Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim serta para kiai dan tokoh NU dari Kabupaten dan Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), menegaskan bahwa turba bukan sekadar agenda seremonial. “NU didirikan untuk berkhidmah. Organisasi ini dibangun untuk menyatukan ruh masyarakat, memperkuat persatuan, dan merawat kebersamaan,” ujar Gus Kikin.

Ia mengingatkan, sejak berdiri pada 1926, NU konsisten membangun kekuatan sipil demi kemaslahatan umat dan bangsa. Dari upaya menyatukan ormas-ormas Islam, memperjuangkan keadilan di bidang pendidikan, hingga kiprah sosial-kemanusiaan, NU selalu hadir menjawab tantangan zamannya. “Karena itu, silaturahmi dan turba menjadi penting agar energi NU tetap terhimpun untuk membangun bangsa dan negara,” kata pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, tersebut.

Dalam forum tersebut, masing-masing PCNU memaparkan capaian sekaligus tantangan. PCNU Kabupaten Madiun menyampaikan kebutuhan penguatan fasilitas kesehatan serta pengembangan kampus STAINU. PCNU Kota Madiun melaporkan pemekaran ranting, penguatan BMT, serta program pendidikan NU yang disinergikan dengan Lazisnu untuk beasiswa.

Dari PCNU Magetan, dilaporkan penguatan ekonomi melalui pembukaan lima cabang BMT NU, rencana pendirian yayasan pendidikan dasar dan menengah, hingga program wakaf yang terus diperluas. PCNU Ngawi menyampaikan progres pembelian lahan, pengembangan pendidikan melalui IAINU, serta rencana pendirian klinik.

Sementara itu, PCNU Ponorogo menegaskan pengelolaan RSU Muslimat bersama PCNU, rampungnya Gedung KH Abdurrahman Wahid tujuh lantai, serta kepemilikan ratusan lembaga pendidikan NU dengan ribuan bidang tanah bersertifikat. PCNU Pacitan melaporkan kuatnya basis warga NU yang mencapai sekitar 95%, dengan kaderisasi yang telah berjalan puluhan angkatan meski menghadapi tantangan geografis.

Melalui turba ini, PWNU Jatim berharap seluruh struktur NU di Mataraman Barat kian solid, responsif, dan berdaya guna. Silaturahmi bukan hanya menguatkan organisasi, tetapi juga meneguhkan peran NU sebagai perekat umat dan penjaga arah kebangsaan.(*)

Kontributor: Cak Edy

Editor: Abdel Rafi 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular