Wednesday, May 22, 2024
HomePendidikanPutri Bang Onim Relawan Palestina Sekolah di Pondok Gontor

Putri Bang Onim Relawan Palestina Sekolah di Pondok Gontor

Talk Show “Seputar Palestina” dengan aktivis Palestina Abdullah Onim dan keluarganya di Hall Lantai 4 Gedung Terpadu UNIDA Gontor, Ponorogo, Rabu (15/5/2024). (foto: Muhammad Abdel Rafi/CAKRAWARTA)

Ponorogo, – “Perkenalkan nama saya Filin, putri Bang Onim. Umur saya 12 tahun, saya anak Palestina. Saya lahir dan sekolah di Palestina”, sapa Filin dengan nada khas anak-anak.

Hall Lantai 4 Gedung Terpadu Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menjadi saksi haru Talk Show “Seputar Palestina” dengan Bang Onim -sapaan akrab Abdullah Onim-, aktivis Palestina bersama keluarganya pada Rabu (15/5/2024) sore.

Filin melanjutkan sapaannya, “Alhamdulillah sekarang saya bisa sampai di Gontor. Karena sekolah saya sudah dihancurkan penjajah. Doakan anak-anak Palestina ya teman-teman supaya bisa kembali sekolah dan bermain-main,” pinta Filin yang namanya akronim Filistin (Palestina)-Indonesia.

Bang Onim yang sejak 2008 sudah aktif menjadi relawan di Gaza mengatakan pentingnya sivitas akademika UNIDA Gontor untuk terus menyuarakan kepedulian tentang isu penjajahan Palestina,

“Kita tak selalu bicara donasi. Karena uang yang didonasikan sekarang, belum tentu bisa diterima langsung di Palestina. Tapi postingan media sosial antum semua justru yang amat penting agar dunia terus tahu kondisi di Palestina,” ajak Bang Onim yang telah 14 tahun tinggal di Palestina.

Ketika ditanya moderator tentang modal kekuatan Palestina melawan penjajah Israel, Bang Onim menjelaskan aset kunci rakyat Palestina,

“Aset paling penting Palestina bukan Brigadir Al Qossam, rudal, RPG, drone, dan semacamnya. Namun kekuatan ekstra sabar, ekstra tabah, ekstra berani, dan keimanan. Kekuatan kami terletak pada interaksi kami dengan Allah dan Al-Qur’an”.

Ketika menceritakan tentang situasi-situasi mencekam di Palestina, Bang Onim mengisahkan situasi ketika reruntuhan-reruntuhan bangunan menimpa orang-orang disana,

“Ketika bangunan roboh dan menimpa orang-orang disana, beberapa sedang diujung nafas terakhirnya. Kami pun berusaha mentalqin dan menitip salam kami pada Baginda Muhammad,” tutup Bang Onim.

Bang Onim pun memohon doa agar Filin, putri pertamanya agar selamat dalam menuntut ilmu di Pondok Gontor Putri di Mantingan.

“Mohon doanya ya supaya Filin betah dan bisa menuntut ilmu di Gontor Putri. Sehingga kelak sukses dan semoga bisa menjadi seorang dokter,” tutup Bang Onim di depan sivitas akademika UNIDA Gontor.

(rafel/bus)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular