Berita Terpercaya Tajam Terkini

Oktober 2022, Perusahaan Ini Luncurkan Aplikasi Pertama Tentang Burung Walet

0
Muhammad Fairuzzuddin Zuhair, founder dan CEO Markas Walet menunjukkan aplikasi yang akan diluncurkan pada Oktober 2022 mendatang. Aplikasi ini diklaim yang pertama tentang burung walet yang akan membantu para petani burung walet dalam budidaya walet di Indonesia. (foto: istimewa)

SURABAYA – Untuk membantu pemerintah dan para petani walet, sebuah perusahaan bernama “Markas Walet” pada bulan Oktober 2022 mendatang akan meluncurkan aplikasi berbasis agritech dan edutech. Pendiri perusahaan sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Markas Walet, Muhammad Fairuzzuddin Zuhair mengungkapkan aplikasi tersebut nantinya bisa membantu meningkatkan keberhasilan budidaya walet di Indonesia.

“Aplikasi ini untuk industri sarang burung walet memang dan berguna untuk membantu para petani walet di Indonesia,” terang Fairuz -sapaan akrabnya- pada media ini, Kamis (22/9/2022).

Fairuz menjelaskan bahwa aplikasi dari perusahaannya nanti akan dibekali dengan Artificial Intelligence berupa penghitung populasi burung walet menggunakan metode deep learning.

“Deep learning merupakan sebuah komputer belajar yang mengklasifikasi secara  langsung gambar atau suara burung walet. Metode ini diyakini mampu memberikan hasil akhir yang berkualitas dan dapat mengurangi biaya operasional,” paparnya.

Alumnus Universitas Airlangga Surabaya tersebut mengklaim bahwa aplikasinya ini merupakan yang pertama sebagai alat penghitung walet secara realtime.  Hal itu, sambungnya, juga akan membantu pemerintah dalam memetakan potensi dan perilaku walet secara ilmiah. 

“Selama ini, pengembangan walet di Indonesia hanya berpedoman pada folklor atau resep turun temurun saja. Grup kita ini bisa menjadi pioner untuk transisi folklor menjadi scientific, tegasnya.

Fairuz berharap, para praktisi dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi akan mudah dalam berkolaborasi terutama untuk menghadirkan sistem pembelajaran terpadu budidaya walet.

“Dengan itu tentu akan membantu petani walet dalam meningkatkan nilai jual sarang burung walet,” ucap Fairuz.

Untuk diketahui, Markas Walet merupakan perusahaan hasil binaan  Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) Universitas Airlangga yang bergerak di bidang budidaya dan pencucian sarang  burung walet sejak tahun 2018. Tidak hanya itu, Markas Walet juga memiliki lini usaha seperti makanan dan minuman dari sarang burung walet, pembuatan rumah walet, seminar budidaya walet dan lainnya yang kesemuanya masih memiliki keterhubungan dengan walet. 

(bus/pkip/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.