Berita Terpercaya Tajam Terkini

Anggota DPR Siap Memfasilitasi Pemda Yang Daerahnya Terdampak Banjir

Anggota DPR Komisi V Fraksi PKS, Syahrul Aidi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak bencana banjir di Pekanbaru, Riau, Minggu (15/12/2019) pagi. (Foto: Anhar Rosal)

PEKANBARU – Usai meninjau daerah yang terdampak banjir karena luapan sungai Kampar, Syahrul Aidi menyatakan siap memfasilitasi pemda-pemda yang daerahnya terdampak banjir akibat luapan sungai-sungai yang ada di Riau.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI tersebut saat dihubungi hari ini, Minggu (15/12/2019).

“Kita iba melihat para korban banjir saat ini. Sebagai wakil masyarakat Riau di senayan, saya siap memfasilitasi pemda-pemda yang daerahnya terdampak banjir,” ungkap Syahrul Aidi.

Menurut pengamatan di lapangan dan laporan berbagai pihak kepadanya. Kerugian masyarakat akibat banjir ini sangat besar. Tanaman padi dan palawija, tebing sungai yang runtuh, rumah yang rusak akibat banjir. Selain itu, akses masyarakat untuk aktifitas sehari-hari juga terhambat.

“Kita sedih melihat para petani yang sudah sekian lama menanam padi atau sayuran, tapi terendam banjir. Tentu ini memberikan kerugian yang besar kepada petani dan daerah,” tambah pria yang akrab dipanggil “ustadz kita” ini.

Di pemerintahan pusat, kata Syahrul Aidi, ada beberaa instansi yang menangani korban banjir. Terutama instansi terkait seperti Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, BNPB, Kemensos dan lainnya.

Seperti dari Kemensos yang akan menggulirkan bantuan-bantuan sosial, KemenPUPR yang akan memperbaiki rumah warga hingga pembangunan turap dan bantuan lainnya.

Syahrul menyebut akan berkoordinasi dengan anggota DPR RI atau DPD baik Dapil Riau atau pun rekan-rekan fraksi PKS di komisi lainnya.

“Saya akan berkoordinasi dengan kawan dari Riau lainnya dan juga rekan fraksi PKS di komisi lainnya. Mohon doanya agar semua dipermudah. Dan juga masyarakat yang terdampak mendapatkan keringanan dari bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah,” pungkas Syahrul Aidi mengakhiri keterangannya.

(anhar rosal/bti)

Comments are closed.