Sistem IT Bank Mandiri Error, Ini Kata YLKI

254 views

ilustrasi. (foto: bustomi)

 

JAKARTA – Sabtu (20/7/2019) pagi hingga siang ini, sebagian nasabah Bank Mandiri dikejutkan dengan berkurangnya sebagian saldo di rekening mereka. Salah satu bank plat merah ini kemudian memberikan keterangan bahwa memang terjadi “error” di sistem IT mereka. Bahkan hingga berita ini dimuat aplikasi mobile banking Bank Mandiri belum bisa digunakan termasuk call center 14000 belum bisa diakses. Kemungkinan karena tingginya keluhan nasabah.

“Saat ini kami informasikan dan tegaskan bahwa perubahan tersebut terjadi pada saat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari. Namun pada kali ini, terjadi error pada data saldo 10% nasabah Bank Mandiri,” kata Rohan Hafas sang Corporate Secretary Bank Mandiri, Sabtu (20/7/2019) dalam keterangan persnya beberapa jam lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai kejadian ini sangat memprihatinkan. Menurutnya, hal itu membuktikan sistem IT di Bank Mandiri amat rapuh, dan rentan di-hack oleh para hacker dan berpotensi merugikan nasabah Bank Mandiri.

“Karena itu, YLKI meminta manajemen Bank Mandiri untuk mereview sistem IT-nya, sehingga ke depan tidak terjadi hal yang serupa,” tegas Tulus kepada cakrawarta.com, Sabtu (20/7/2019) siang.

Selain itu, pihak YLKI mendesak agar Bank Mandiri bisa meyakinkan nasabahnya bahwa seluruh saldo dan dana milik nasabah dalam keadaan aman dan bertanggung jawab terhadap kekurangan saldo.

“Konsumen yang saldonya naik karena sistem IT yang error ini, pun agar melaporkan kepada pihak Bank Mandiri,” pungkas Tulus.

(bm/bti)

author