Silabis Ke-11 ISMI Dinilai Berperan Penting Dalam Membangkitkan Pariwisata Bali

26
Sekitar 250 perwakilan pengurus daerah dan wilayah Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) berkumpul dan hadir dalam acara Silaturahim Bisnis (Silabis) ke-11 di Ballroom Hotel Melia, Nusa Dua Bali, Jumat (20/11/2020). (foto: Hafidz Surapranata)

 

NUSA DUA – Dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh Bali sebagai salah satu destinasi utama wisatawan dunia dan domestik. Disebutkan bahwa perekonomian Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata justru mengalami kontraksi  tetapi menurun dan angkanya sangat luar biasa.

“Perekonomian Bali merosot tajam. Pada triwulan pertama saja sampai minus 1,68%,. Bahkan pada triwulan kedua makin  buruk yakni mencapai angka minus 10,98%. Pada triwulan ketiga bahkan merosot hingga menyentuh angka 12,28%,” ujar Wiratmi, selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Bali dalam sambutannya saat mewakili Gubernur Bali dalam Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-11 Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) di Ballroom Hotel Melia, Nusa Dua, Bali, Jumat (20/11/2020) malam.

Karena itu, menurut Wiratmi penyelenggaraan Silabis ke-11 ISMI memiliki peran penting dalam mendukung upaya kebangkitan perekonomian Bali.

“Bapak ibu yang hadir dalam acara (silabis) ini merupakan penyumbang pertama untuk kepariwisataan Bali. Kami sangat bangga. Terima kasih kami sampaikan,” imbuh Wiratmi.

Menurut data, selama 2019 Bali didatangi 6,7 juta wisatawan mancanegara dan 10 juta wisatawan domestik. Karenanya, pengadaan event demi event di daerah Bali sangat diharapkan dalam upaya mendukung kebangkitan perekonomian nasional khususnya pariwisata di Bali.

(bus/bti)