Bertemu Persaudaraan Alumni 212, Ini Penjelasan Jokowi

386 views

Presiden Joko Widodo saat mengunjungi lokasi pelepasan 3.000 unit mobil Mitsubishi Xpander di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (25/4/2018). (foto: setpres)

 

 

JAKARTA – Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan para ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada Minggu (22/4/2018) dinilai mengejutkan. Apalagi selama ini di media sosial nampak seolah kubu Alumni 212 dan Jokowi seolah berada di dua kutub berbeda. Pertemuan keduanya tentu mengisyaratkan sesuatu sehingga publik bertanya-tanya.

Tak ingin terjadi polemik, Rabu (25/4/2018) Jokowi memberikan penjelasan seputar pertemuannya dengan PA 212 pada Minggu kemarin itu. Pertemuan tersebut menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu dilakukan untuk menjalin silaturahim dengan para ulama sebagaimana yang biasa dilakukan selama ini.

“Saya hampir tiap minggu ke pondok pesantren atau bertemu dengan ulama, mengundang ulama ke Istana. Untuk apa? Semangatnya menjalin tali silaturahmi dengan para ulama, habaib, kiai, dan ustadz dari seluruh provinsi yang ada di Tanah Air,” ujar Jokowi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, saat kunjungan kerja pelepasan ekspor 3.000 unit mobil Mitsubishi Xpander.

Jokowi menambahkan bahwa pertemuan yang berlangsung di Istana Bogor tersebut diawali dengan salat dhuhur berjamaah dan makan siang bersama. Pertemuan tersebut diharapkan mampu mencari penyelesaian dari persoalan yang ada di tengah masyarakat dan umat secara bersama-sama.

“Kita harapkan dengan tersambungnya silaturahmi, dengan beriringnya ulama dan umara, kita dapat menyelesaikan banyak masalah dan persoalan yang ada di masyarakat dan umat. Dengan pertemuan-pertemuan itu kita selesaikan bersama-sama,” tandasnya.

(bm/bti)

author