Tuesday, April 16, 2024
HomeSosial BudayaGoyang Oplosan Itu Acara Harlah PKB Bukan Muktamar NU

Goyang Oplosan Itu Acara Harlah PKB Bukan Muktamar NU

Potongan Gambar "Goyang Oplosan" Banser dan Disinyalir Diikuti Sebagain Muktamirin Pada Video Yang Di-Upload Di Youtube pada 31/7/2015.
Potongan Gambar “Goyang Oplosan” Banser dan Disinyalir Diikuti Sebagain Muktamirin Pada Video Yang Di-Upload Di Youtube pada 31/7/2015.

JOMBANG – Sempat heboh dan menjadi spiral di media sosial mengenai adanya anggota Banser dan peserta Muktamar NU yang bergoyang oplosan yang disinyalir merupakan bagian dari Panggung Seni acara Muktamar NU ke-33 di Jombang. Pihak Panitia NU Expo, H. Misbahul Munir memberikan penjelasan kepada wartawan, Selasa (4/8).

Menurut Misbahul Munir, acara panggung seni yang menampilkan goyang oplosan bukan merupakan bagian acara di Ekspo Muktamar, melainkan bagian acara dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kebetulan mengusung tema yang sama dengan Muktamar NU tahun ini. Apalagi acara keduanya bersamaan.

“Sebagai info, bahwa apa yang diupload di youtube itu adalah acara harlah PKB yang kebetulan mengsung tema yang sama, jadi bukan acara yang ada di stadion tapi apapun alasannya acara itu sudah menyimpang dari tuntunan Aswaja dan sekaligus melukai warga NU,” ujar Misbahul Munir dalam keterangannya kepada awak media.

Misbahul Munir, menambahkan dirinya mewakili pihak panitia NU Expo, menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas adanya insiden tidak mengenakkan tersebut.

“Atas nama ketua NU Expo kami mohon maaf jika dalam pelaksanaan di lapangan telah terjadi menyimpangan, kami sudah berusaha sekuat tenaga untuk mengontrol semua acara terutama di stadion, acara hiburan baik seni bernuansa etnis  maupun dangdut harus mentaati aturan yang sudah disepakati yaitu, harus sopan, berjilbab dan berpakaian sopan, tidak boleh joget, konten nyanyiannya  dipilih yang relatif baik dan bernuansa relegi,” ujar Misbahul Munir

Oleh karena meskipun itu merupakan rangkaian acara Harlah PKB, mengingat sudah tidak mengindahkan kesepakatan dan menyimpang dari aturan yang ada, menurutnya, panitia mengambil langkah tegas untuk segera menghentikan acara yang mencederai kesucian Muktamar NU tersebut.

“Kami sangat menyesal jika ternyata pelaksanaannya penyimpang dan melanggar kesepakatan dan kami setuju dihentikan. Karena itu langsung kami ambil keputusan untuk saya hentikan,” ujarnya.

Menurut dia, pihak panitia walau bagaimanapun tetap akan mempertanggungjawabkan secara struktural dan memberikan penjelasan kepada Pengurus Wilayan NU (PWNU) Jawa Timur.

“Sekali lagi mohon kami mohon maaf, secara organisatoris kami tetap akan mempertanggungjawabkan kejadian tersebut kepada PWNU,” pungkasnya.

Dari pantauan tim Cakrawarta, sebenarnya video yang di-upload di youtube tertanggal 31 Juli 2015. Artinya ada kemungkinan pihak yang memanfaatkan momentum Muktamar NU untuk meraih simpati publik. Semestinya, para politikus menyadari bahwa acara organisasi kemasyarakatan (ormas) ternama seperti NU tidak direcoki dengan acara apapun yang berbau politis meskipun mereka merasa sebagai bagian dari ormas dimaksud.

(ayab/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular