
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menaruh perhatian pada program Uang Kehormatan Imam Masjid (UKIM) yang dijalankan DMI Jawa Timur dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program tersebut dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan imam masjid dan memperkuat peran masjid di tingkat akar rumput.
Ketua Umum DMI NTB Muzihir mengatakan, keberhasilan DMI Jawa Timur tidak terlepas dari kemitraan yang solid dengan pemerintah daerah. Hal itu menjadi salah satu alasan DMI NTB melakukan kunjungan studi tiru ke Jawa Timur.
“Program DMI Jawa Timur sangat baik. Kepedulian Gubernur Jawa Timur terhadap DMI juga luar biasa. Di NTB, pengelolaan Masjid Islamic Center masih berada di Biro Kesejahteraan Rakyat, bukan di DMI. Karena itu, kami ingin mempelajari pola kerja sama yang diterapkan di Jawa Timur,” ujar Muzihir saat berkunjung ke kantor DMI Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (17/1/2026) malam.
Kunjungan tersebut diikuti sekitar 30 pengurus DMI NTB, termasuk Ketua Harian DMI NTB Mashur dan Sekretaris DMI NTB Mutawali. Rombongan diterima Ketua DMI Jawa Timur KHM Sudjak bersama jajaran pengurus.
Mashur menjelaskan, selain melaksanakan program yang merupakan turunan dari DMI Pusat, DMI NTB juga mengembangkan forum komunikasi dengan takmir masjid di tingkat akar rumput. Sejumlah masjid dipilih sebagai model untuk pengembangan program pembinaan dan pemberdayaan.
“Pendanaan program di NTB sejauh ini masih bersumber dari internal organisasi, termasuk dukungan Ketua DMI NTB yang juga Wakil Ketua DPRD NTB,” kata Mashur.
Sementara itu, Ketua DMI Jawa Timur KHM Sudjak memaparkan lima program unggulan yang dijalankan DMI Jawa Timur, yakni UKIM, Masjid Award, Halal dan Syariah Center, sertifikasi wakaf masjid, serta pembinaan dan dakwah masjid selama Ramadhan.
Program UKIM yang digagas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak 2019 telah menjangkau 87.799 imam masjid di 52.714 masjid di seluruh Jawa Timur. Penyaluran insentif dilakukan secara bertahap setiap tahun.
“Tahun ini, penyaluran UKIM telah memasuki tahap kedelapan. Selain dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sejumlah program juga mendapat sokongan dari perbankan dan donatur masyarakat,” ujar Sudjak.
Selain berdialog dengan pengurus DMI Jawa Timur, rombongan DMI NTB juga mengunjungi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dan Masjid Al-Falah Surabaya. Di Masjid Al-Akbar, DMI Jawa Timur memperkenalkan program Majelis Subuh GenZI sebagai bagian dari upaya pembinaan jamaah muda.
“Program ini menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan keterlibatan generasi muda dalam kehidupan masjid,” kata Sudjak.(*)
Kontributor: Cak Edy
Editor: Abdel Rafi



