Berita Terpercaya Tajam Terkini

TMMD ke-113 Ponorogo Berakhir, Pangdam V/Brawijaya Berikan Apresiasi

0
Pamen Ahli bidang Ilpengtek dan LH, Kolonel Czi Sukamdi mewakili Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto memukul gong tanda TMMD Ke-13 di Kabupaten Ponorogo berakhir. Acara penutupan dilakukan di Pendopo Bupati Ponorogo, Kamis (9/6/2022). (foto: istimewa)

 

PONOROGO – TMMD ke-113 Ponorogo hari ini telah berakhir. Berbagai pencapaian telah berhasil diraih secara gemilang dalam TMMD yang dilaksanakan di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun.

Berakhirnya TMMD di Bumi Reyog itu ditandai dengan penyerahan hasil proyek pembangunan infrastruktur dari Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin kepada Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Berbagai pembangunan infrastruktur yang telah dihasilkan meliputi pembangunan jembatan beton di Dusun Ngandel sepanjang 7,6 meter, peningkatan kondisi jalan di 3 lokasi berbeda yakni Dusun Ngandel sepanjang 867 meter, Dusun Slorok 286 meter dan Dusun Tanggung 206 meter, renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebanyak 5 unit, serta pembangunan tempat wudu dan toilet di Mushola Dusun Kembang.

Keberhasilan itu tidak terlepas dari semangat kegotong-royongan dan Kemanunggalan TNI-Rakyat selama berlangsungnya TMMD di lokasi yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Trenggalek tersebut.

Melalui Pamen Ahli bidang Ilpengtek dan LH, Kolonel Czi Sukamdi, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto memberikan apresiasinya terhadap pencapaian yang telah diraih pada TMMD ke-113 di Jawa Timur, khususnya Ponorogo.

“Saya selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Operasional TMMD, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada segenap jajaran Pemerintah Daerah, elemen masyarakat serta semua pihak yang telah terlibat dan membantu secara moril maupun materiil sehingga kegiatan inidapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses,” katanya dalam sambutan di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Kamis (9/6/2022).

“Kita semua patut bersyukur, kita bisa berhasil dan sukses dalam menyelesaikan program TMMD ke-113 dengan baik dan tepat waktu. Ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam upaya mengatasi segala kesulitan masyarakat serta bisa di jadikan sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan jiwa gotong royong, mendorong semangat kebersamaan membangun bangsa dan mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat,” tambahnya.

Dalam sambutan tertulisnya itu, Pangdam menilai pencapaian yang telah diraih saat ini bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan di tahun-tahun mendatang.

Mengenai berbagai hasil yang telah diraih, jenderal bintang dua berharap banyak akan dapat memberikan manfaat dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

“Semoga dengan selesainya kegiatan TMMD ke-113 akan dapat berguna serta bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat roda perekonomian di pedesaan agar bisa lebih maju lagi,” harapnya di akhir sambutannya.

(arwang/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.