Berita Terpercaya Tajam Terkini

Terjunkan Mahasiswa Ke Puskesmas, Unair Bantu Pemerintah Capai Target BIAN

0
Seorang mahasiswi Unair nampak sedang membantu tim medis dari salah satu Puskesmas di Surabaya dalam melakukan imunisasi pada anak di sebuah Taman Kanak-Kanak, Kamis (8/9/2022). Penerjunan mahasiswa Unair ini dinilai sangat membantu pihak Puskesmas dalam meningkatkan pencapaian persentasi target proyeksi dan riil program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang sempat vakum 2 tahun akibat pandemi Covid-19. (foto: GELIAT Unair)

 

SURABAYA – Target proyeksi program Bulan Imunisasi Anak Nasional Kementerian Kesehatan RI yang seharusnya sudah selesai pada 31 Agustus 2022 kemarin, ternyata belum dapat dicapai. Karenanya, program tersebut diperpanjang hingga Selasa (13/9/2022).

Surabaya menjadi salah satu daerah yang memiliki target proyeksi yang harus dicapai, mengingat pencapaian program BIAN di Surabaya hingga 7 September 2022 baru mencapai 79,8% meskipun capaian riilnya sudah mencapai angka 98,5%. Data target proyeksi adalah jumlah anak yang seharusnya diimunisasi sementara data riil adalah ketika ditemukan sekian anak dan semuanya sudah dilakukan imunisasi.

Untuk membantu tercapainya target dimaksud, Universitas Airlangga (Unair) menerjunkan mahasiswanya baik untuk mengejar pendataan balita sesuai target proyeksi maupun terjun langsung dalam pelaksanaan imunisasi anak di berbagai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) di Surabaya.

“Alhamdulillah. Prof Nasih selaku Rektor Unair menyampaikan komitmen beliau untuk membantu mencapai target program BIAN. Mahasiswa kami terjunkan untuk membantu secara langsung baik di proses kegiatan imunisasinya maupun pendataan balita karena sempat vakum 2 tahun akibat pandemi, perlu dilakukan sinkronisasi data mulai yang sudah tidak lagi berusia lima tahun maupun angka kelahiran baru sehingga perlu masuk di-update,” ujar Prof. Dr. Nyoman Anita Damayanti, Ketua Gerakan Peduli Ibu dan Anak (GELIAT) Unair yang juga terlibat dalam program BIAN khususnya di Surabaya dan Jawa Timur, Sabtu (10/9/2022) pagi.

Di Surabaya sendiri terdapat 63 Puskesmas dan ada sekitar 55 Puskesmas yang harus dikejar target program BIANnya, diantaranya adalah Puskemas Mulyorejo.

Kepala Puskesmas Mulyorejo, dr. Erna Mindarti saat dihubungi oleh tim cakrawarta.com mengatakan bahwa penerjunan mahasiswa Unair ke puskesmas khususnya di wilayah kerjanya di Mulyorejo sangat membantu untuk mencapai target dan pendataa.

“Alhamdulillah peran mahasiswa Unair ini sangat membantu kami Puskesmas Mulyorejo untuk sweeping terutama RW wilayah elite untuk mendata apakah sasaran BIAN yang ada di wilayah tersebut ada atau tidak berdomisili di situ, kalau ada apakah anaknya sudah diimunisasi atau belum,” tukas dr. Erna, Sabtu (10/9/2022) pagi.

Dr. Erna juga mengatakan bahwa untuk Puskesmas Mulyorejo target proyeksi BIAN per Jumat (9/9/2022), pencapaiannya sudah diatas 80%.

“Belum tercapai karena target proyeksi yang ada sebesar 95%. Target antara riil dan proyeksi, gap-nya lebih 50%, tetapi untuk target riil di Puskemas Mulyorejo sendiri sudah tercapai 100%,” papar Dokter Erna.

Ada beberapa kendala di Puskesmas Mulyorejo menurut penuturan dr. Erna yakni beberapa RW perumahan elite yang sasaran BIANnya belum terdata karena tidak ada kader dan posyandu, padahal menurutnya bisa jadi balitanya sudah diimunisasi ke dokter spesialis anak pribadi dan rumah sakit swasta.

“Bahkan beberapa Balita yang belum diimunisasi sedang sakit atau tengah pergi ke luar kota. Mahasiswa Unair membantu kami melakukan pendataan itu,” pungkasnya.

(bus/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.