Berita Terpercaya Tajam Terkini

Terbaru, Polri Tetapkan Mantan Dan Presiden ACT Sebagai Tersangka

0
ilustrasi. (foto: istimewa)

 

JAKARTA – Kelanjutan kasus mengenai kisruh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menemui titik baru. Hari ini, Senin (25/7/2022) Polri menetapkan mantan Presiden ACT Ahyudin dan Presiden ACT Ibnu Khajar beserta dua lainnya sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan dana. Hal itu dilakukan setelah Polri melakukan penggeledahan di Kantor ACT dan gudang wakaf yang dikelolanya.

“Berdasarkan fakta hasil penyidikan maka saudara A memiliki peran sebagai pendiri, ketua, pembina dan pengendali di ACT dan badan hukum terafiliasi ACT,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada media, Senin (25/7/2022).

Sosok A yang diduga Ahyudin dinilai memakai segala posisinya di ACT tersebut untuk kepentingan diri pribadi.

Sementara itu, Presiden ACT Ibnu Khajar ditetapkan tersangka dikarenakan menerima dan menikmati gaji dan. fasilitas lainnya dari badan hukum terafiliasi ACT. Adapun tersangka lainnya berinisial HH dan NIA.

(bm/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.