Berita Terpercaya Tajam Terkini

Soal Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Ekonom: Pasti Menambah Beban Hidup Masyarakat!

0
Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Pasti Berdampak Pada Masyarakat Konsumen
Antrian pengendara sepeda motor di SPBU Dharmahusada Surabaya, Sabtu (10/9/2022). Pasca kenaikan harga BBM bersubsidi antrian panjang seperti ini kerap terjadi. (foto: bustomi/cakrawarta)

SURABAYA – Kenaikan harga BBM bersubsidi yang cukup besar sekitar 30%, dinilai pasti akan berdampak di berbagai sektor. Bagi sektor industri, banyak yang menjadikan bahan bakar sebagai input, sehingga ketika input mengalami kenaikan, harga di pasaran pun demikian. Selain itu, beberapa pembangkit listrik juga menggunakan tenaga diesel.

Hal tersebut disampaikan oleh Pakar ekonomi senior dari Universitas Airlangga Wisnu Wibowo. Menurutnya, dampak kenaikan harga BBM bersubsidi pada akhirnya konsumen pula yang merasakan terutama kalangan yang rentan miskin yang kerap kali kurang diperhatikan pemerintah.

“Kenaikan BBM dalam jangka pendek pasti akan berdampak, baik bagi sektor rumah tangga maupun industri. Kepada rumah tangga, pasti akan menambah beban biaya hidup,” ujar Wisnu Wibowo pada media ini, Selasa (13/9/2022).

Tidak hanya itu, Wisnu memaparkan bahwa dampak kepada inflasi yang meningkat pun akan mencederai masyarakat. Hal tersebut akan mengurai nilai riil dari uang yang dimiliki. Padahal, kenaikan upah minimum tidak sebesar inflasi tahun ini yang diperkirakan akan melebihi lima persen apabila tidak dikendalikan dengan baik.

“Akhirnya, efek domino akan mengenai masyarakat. Disisi lain, suku bunga Bank Indonesia pun sudah mulai meningkat. Artinya, nanti suku bunga pinjaman juga bisa meningkat,” imbuhnya.

Kenaikan suku bunga pastinya akan semakin membebani masyarakat, dengan kenaikan nominal angsuran. Dikhawatirkan, hal tersebut akan meningkatkan angka kemiskinan karena efek yang dihasilkan dan menambah deretan golongan masyarakat miskin ataupun rentan miskin.

“Skema subsidi yang diberikan hanya menjangkau untuk kelompok miskin. Belum atau tidak menjangkau kelompok rentan miskin yang jumlahnya berlipat,” jelasnya.

Karenanya, Wisnu menghimbau masyarakat selalu siap dengan keadaan ekonomi yang dinamis karena setiap keputusan ekonomi yang diambil pemerintah memang tidak hanya karena faktor ekonomi, melainkan banyak intervensi dari lainnya.

(bus/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.