Berita Terpercaya Tajam Terkini

Presiden 2 Periode Jadi Wapres, Sebegitu Rendahkah Moral Politik Kita?

0

 

Akhir-akhir ini issue presiden yang sudah selesai menjabat 2 periode kemudian maju lagi sebagai (calon) wakil Presiden tiba tiba mencuat.

Orang membaca konstitusi kita, khususnya pada pasal 7 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan menanyakan apa bisa ketika telah menjabat presiden dua kali lalu menjadi wakil presiden? Secara tata bahasa memang memungkinkan, karena ada kata kata “dalam jabatan yang sama”. Dan jabatan Presiden tidak sama dengan jabatan wakil presiden.

Saya kebetulan ikut dalam 4 kali amandemen UUD 1945 tahun 1999 sampai dengan 2002 dan ingat ketika pasal ini dibahas dan dirumuskan. Dengan mempertimbangkan pasal-pasal yang tidak boleh bertele-tele sementara penjelasan sudah tidak ada lagi maka dirumuskankanlah Pasal 7 seperti yang sekarang terbaca. Artinya wakil Presiden meski sudah dua kali menjabat tetapi karena belum puncak jabatan dan memang dipersiapkan sebagai presiden, maka dipersilahkan maju sebagai (calon) presiden. Artinya, larangan itu memang untuk presiden. Pada waktu itu terpikir juga oleh kami bagaimana jika presiden yang sudah 2 periode itu akan maju lagi sebagai wakil presiden?

Tapi kami berpikir bahwa tidaklah mungkin seorang presiden akan bersedia turun untuk menjadi wakil presiden, jadi untuk apa diatur atau dijelaskan. Manjang-manjangin pasal saja. Sesuatu yg tidak masuk akal tidak usah diatur.

Tetapi ada pertimbangan lagi yaitu bila presidennya berhalangan tetap, wakil presiden (yang bekas 2 kali presiden) tidak bisa naik menggantikan presidennya sebab akan bertentangan dengan pasal 7 yang melarangnya karena sudah dua kali presiden. Jadi akan komplikasi meskipun ada pasal yang mengatakan wakil presiden akan meneruskan sisa masa jabatan presiden. Jadi akan ada pasal yang bertentangan di sini, setidak-tidaknya akan diperdebatkan.

Karena itu kami berpikir ya sudahlah tidak usah diatur hal yang tidak akan terjadi yaitu ketika seseorang yang pernah menjabat presiden 2 kali akan jadi wakil presiden.

Makanya saya jadi heran kenapa kini tiba-tiba hal tidak logis itu menjadi issue. Apakah sudah sedemikian rendahnya moral dan etika kita dalam berpolitik?

 

FUAD BAWAZIER

Tokoh Bangsa dan mantan anggota DPR RI

Leave A Reply

Your email address will not be published.